Jakarta (beritajatim.com) – Hasil survei elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD terus merosot. Bahkan calon presiden – calon wakil presiden nomor urut 3 itu kerap kandas di urutan buncit dalam survei yang dilakukan berbagai lembaga.
Menanggapi hal tersebut, Ganjar mengaku, dirinya bersama Mahfud tidak pernah gentar dan mundur terkait hasil survei beredar belakangan ini. Dia pun enggan menjadikan hasil survei sebagai acuan.
“Ganjar-Mahfud dan pendukungnya tidak pernah gentar, tidak pernah mundur,” tegas Ganjar saat menghadiri acara eksponen alumni dan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) bertajuk ‘Mandat Rakyat untuk Ganjar-Mahfud’ di Gedung Serbaguna GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (28/12/2023).
Meski begitu, dia tidak mempersoalkan dengan hasil survei yang dirilis oleh beragam lembaga survei terkait elektabilitasnya. Akan tetapi, ia lebih memilih untuk tetap fokus bertemu dan menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus menyampaikan visi misi pro kerakyatannya.
“Tapi kita harus ketemu rakyat, kita harus bersama mereka, dengarkan baik-baik detak jantungnya, cium bau keringatnya, bahwa di sana membutuhkan kita semua untuk membangun perjuangan nasibnya,” ujar Ganjar.
Dia pun, bersama Mahfud MD tidak akan menyia-nyiakan waktu masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 untuk bertemu langsung dengan masyarakat. “Inilah waktu-waktu saya tour keliling untuk makin banyak bertemu rakyat. Jadi silahkan survei dirilis tapi saya akan bertemu dengan rakyat,” kata Ganjar
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengatakan, sejak awal masa kampanye Pilpres dirinya memulai dari Merauke, Papua. Dari wilayah Timur Indonesia lah dia mendengarkan aspirasi masyarakat terkait keluh kesah mereka. “Saya tidak bisa tinggal diam, ketika memulai masa kampanye saya harus ke Papua,” kata Ganjar.
Seperti diketahui, dalam Survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 39,3%. Pasangan itu menempati urutan pertama di survei. Posisi kedua diduduki Anies-Cak Imin dengan elektabilitas 16,7%. Pasangan Ganjar-Mahfud duduk di posisi terakhir dengan 15,3%.
Sementara dalam survei yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengungkapkan, pasangan Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas 43,7%, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 26,1%, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh 19,4%. [hen/suf]






