Surabaya (beritajatim.com) – Relawan Amin Jatim siap merebut swing voters di Pemilu 2024 mendatang. Berdasarkan pada survei Litbang Kompas terbaru, jumlah undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan sebanyak 28,7 persen. Jumlah itu cukup tinggi mengingat Pemilu 2024 tinggal 2 bulan lagi.
Afif Syairozi, inisiator Rumah Kemaslahatan Indonesia (RKI) yang juga menjadi posko relawan pemenangan AMIN Jawa Timur mengakui bahwa elektabilitas AMIN di Jawa Timur khususnya di Surabaya masih tertinggal dibanding dua pasangan lainnya. Padahal, elektabilitas pasangan AMIN sudah menyalip pasangan Ganjar-Mahfud berdasarkan survei Litbang Kompas.
“Kami optimis bisa mengambil hampir 90 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya. Khususnya di Surabaya dan Jawa Timur,” kata Afif ketika diwawancarai Beritajatim.com, Sabtu (23/12/2023).
Saat ini pihaknya terus bergerilya ke arus bawah dengan terus mensosialisasikan program perubahan yang diusung oleh pasangan AMIN. Selain itu, relawan AMIN juga blusukan dengan membuat pasar murah setiap harinya. Barang-barang sembako yang dijual di pasar murah itupun hasil dari patungan antar anggota relawan.
“Kami tidak dibiayai siapapun. Murni mandiri hasil dari patungan antar anggota. Kami disini memang menginginkan perubahan yang diusung oleh pasangan AMIN,” imbuh Afif.
Ia berharap dengan kerja keras dari para relawan, partai pemenang di kota Surabaya bisa berubah. Menurut Afif, apabila terjadi perubahan partai penguasa di Surabaya, otomatis di Jawa Timur juga akan mengikuti.
“Saya kira ketika nanti ini debat semua selesai, mayoritas undecided voters akan memilih AMIN. Bukan hanya itu, masih memungkinkan adanya swing voters yang bisa kami rebut untuk memenangkan AMIN,” tutup Afif.
Diketahui, Timbas Amin Jawa Timur akan menjadikan survei Litbang Kompas menjadi bahan evaluasi bagi paslon nomor 1. Hal itu lantaran, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas Desember 2023, elektabilitas Amin di tingkat nasional naik ke peringkat 2 dengan angka 16,7 persen. Namun, di Jawa Timur masih di peringkat 3 dengan angka 10 persen. (ang/kun)






