Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) terus berupaya meningkatkan daya saing lulusan. Terbaru salah satu fakultas terbesar di Unisma ini mengadakan workshop metodologi penelitian untuk mahasiswa tingkat akhir.
Kegiatan ini untuk mahasiswa di FEB Unisma, dari tiga program studi, yaitu Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah. Workshop ini menghadirkan reviewer penelitian nasional, Dr. M. . Arrozi Adhikara. SE., M.Si., Ak., CA.
Dalam paparannya, Arrozi menjelaskan bahwa sebelum menulis penelitian setiap peneliti perlu memahami permasalahan yang hendak dikaji. Sumber permasalahan ini didapat dari jurnal, surat kabar, atau sumber langsung dari lokasi munculnya permasalahan tersebut.
“Isu-isu terkini yang menjadi fokus penelitian harus terkait dengan isu Revolusi Industri 4.0 dan era 5.0. Oleh karena itu, hal ini menjadi tantangan bagi dunia usaha dan perguruan tinggi untuk berkolaborasi untuk menghasilkan riset yang aktual dan inovatif,” ungkap pria yang juga Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Riset Universitas Esa Unggul ini.
Menurut Arrozi, disrupsi akibat teknologi telah memicu munculnya permasalahan-permasalahan baru. Hal tersebut bisa menjadi tema aktual di bidang Akuntansi, manajemen dan perbankan syariah.
Sementara itu, Dekan FEB Unisma, Nur Diana, S.E., M.Si.,CBV.,CERA menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas luaran mahasiswa. Diana berharap kegiatan yang berlangsung 15 Desember 2023 lalu ini dapat menghasilkan riset yang inovatif dan meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu.
“Kami adakan workshop ini untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan yang sering dialami mahasiswa akhir selama penyusunan skripsi. Kami sepakat program studi yang ada di FEB Unisma membuat langkah antisipasi dengan menyelenggarakan workshop dan sosialisasi sejak dini agar lulusan mempersiapkan dengan baik dan menjaga kualitasnya,” ungka Diana.
Kegiatan ini, lanjut Diana, dapat menghasilkan riset yang inovatif dan meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu. Selain itu, workshop ini ditujukan untuk memberi solusi atas berbagai persoalan yang sering dialami mahasiswa akhir selama penyusunan skripsi.
“Karya ilmiah harus dipublikasikan baik di jurnal atau dipresentasikan secara oral baik Nasional maupun Internasional dan salah satunya harus membuat luaran karya inovasi yang di HAKI-kan,” kata Dekan FEB Unisma.
Tujuan kegiatan ini untuk membekali mahasiswa terkait teknis, mekanisme penelitian dan kiat jitu untuk mengubah skripsi dan tesis menjadi artikel yang dapat terbit di jurnal nasional maupun internasional. Disamping itu juga untuk meningkatkan kualitas lulusan khususnya dalam bidang penelitian.
“Upaya peningkatan kualitas mahasiswa kami penting seiring dengan dinamika serta problematika sistem pendidikan. Berbagai upaya perlu dilakukan dalam meningkatkan kualitas mahasiswa,” tegasnya.
Menurut Dekan, diantara indikator meningkatnya kualitas mahasiswa kami adalah adalah adanya peningkatan kualitas penelitian baik dari tata tulis, susunan kalimat maupun ide penelitian yang diajukan.
Kegiatan ini dilakukan secara luring dengan peserta 500 mahasiswa semester akhir yang bertempat di Hall Abdurrahman Wahid lantai 7 Unisma. Pesertanya dari angkatan 2020 yang saat ini mengajukan topik penelitian skripsi. (dan/ian)






