Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memastikan bahwa program JAMULA (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) yang kini digarap di ruas jalan Sembung – Slaji bisa rampung pada akhir bulan Desember 2023.
Hal itu duungkapkan Bupati Yuhronur saat meninjau pelaksanaan rekonstruksi peningkatan struktur jalan Sembung – Slaji. Dia berharap, rekontruksi dapat terealisasi secara tepat serta kualitas mutu spesifikasi materialnya sesuai dengan ketentuan.
“Kita telah melihat secara langsung pengerjaan ruas jalan Sukorame -Slaji, yang diharapkan nanti ini bisa sesuai dengan ketentuan, segera selesai, dan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” kara Bupati Yuhronur, Senin (18/12/2023).
Orang nomor satu di Lamongan ini menegaskan, pengerjaan ruas jalan Sukorame – Slaji yang dimulai sejak 7 November 2023 itu ditargetkan rampung pada 25 Desember 2023 mendatang. “Proyek tersebut menelan biaya sekitar Rp 16 miliar ini. Perbaikan jalan ini dilakukan pada sepanjang 4.395 m dan lebar 5 m dengan spesifikasi CBC 20 cm,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lamongan Sujarwo mengungkapkan, kontruksi ruas jalan Sukorame – Slaji terbagi menjadi 10 (sepuluh) segmen.
Kesepuluh segmen itu, yakni segmen satu pengecoran 150 m x 10 m progres pengecoran 60 m, segmen dua yang belum dicor 458 m x 5 m, segmen tiga 409 m x 5 m dengan progres pengecoran 309 m, segmen empat 738 m x 5 m tuntas.
Lalu segmen lima 233 m x 5 m tuntas, segmen enam 40 m x 5 m tuntas, segmen tujuh 243 m x 5 m tuntas, segmen delapan 27 m x 5 m tuntas, segmen sembilan 680 m x 5 m dengan progres pengecoran 450 m, dan segmen sepuluh 1.417 m x 5 m yang belum dicor.
Lebih lanjut, Jarwo menerangkan bahwa di Kecamatan Sukorame terdapat dua ruas jalan yang dilakukan peningkatan struktur jalan, yakni Sukorame – Slaji dan Sukorame – Sembung sepanjang 1.127 m lebar 5 m dengan progres pengerjaan saat ini 79,81 persen.
Melalui program JAMULA yang terus dimasifkan ini, Sujarwo berharap, infrastruktur jalan ini nantinya mampu memberikan kebangkitan ekonomi bagi masyarakat dengan akses jalan yang mudah dan lancar. “Jadi di Sukarame ini ada dua kegiatan, ada dua ruas di Sukorame – Slaji dan Sukorame – Sembung. Sukorame – Slaji ini dibangun sepanjang 4.395 m atau 4 km lebih, dengan lebar 5 m,” papar Sujarwo.
“Lalu di Sukorame – Sembung panjang 1.127 m lebar 5 m. Insyaallah akhir bulan ini pengerjaannya bisa tuntas dan pengerjaan dari perbatasan Bojonegoro Sembung sampai ke Slaji tuntas,” sambungnya.[riq/kun]






