Kediri (beritajatim.com) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dirjen Cipta Karya Republik Indonesia bersama Forum Kontak Masyarakat Desa (FKMD) Jawa Timur mengadakan sosialisasi tentang Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM).
Dalam sosialisasi yang berlangsung di Holtel Elmi Jalan Panglima Sudirman 42-44 Surabaya, pada 16 Desember 2023 mulai pukul 10.00 – 14.00 WIB itu menghadirkan tiga narasumber dari Kementerian PUPR antara lain, E. Sugiono Trianto MT, Jhoni Roy, MT dan Martin, MT sementara dari FKMD Jatim dihadiri langsung ketua Fendi Kris W, SE.
Peserta sosialisasi IBM berasal dari sejumlah yayasan atau lembaga pondok pesantren (ponpes) dan madrasah calon penerima bantuan hibah infrastruktur berbasis masyarakat di Jawa Timur dengan beberapa desanya mulai dari Ngawi, Kediri, Blitar, Jombang hingga Tulungagung.
Melalui sosialisasi IBM ini, peserta mendapatkan materi tentang Surat Edaran : 05/SE/DC/2023 tentang program Infrastruktur Berbasis Masyarakat IBM dari Kementrian PUPR Direktur Jendral Cipta Karya.
“Sosialisasi ini tentang proses serta tata cara pengajuan proposal bantuan infrastruktur dengan penganggaran serta pelaksanaanya,” ujar E Sugiono Trianto MT.
Surat Edaran tersebut sebagai acuan dalam penyelenggaraan kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta monitoring agar sasaran kegiatan dapat tercapai sesuai tujuan.
Adapun ruang lingkup dalam Surat Edaran itu meliputi, penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS), Sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan (Sanitasi LPK), Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) serta pengembangan infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).
Dalam Surat Edaran tersebut juga memuat tata cara pembentukan kelompok swadaya masyarakat, mekanisme penyaluran dana bantuan pemerintah, pertanggungjawaban bantuan pemerintah, ketentuan perpajakan dan sanksi.
“Yang sebelumnya sudah mengajukan dan mengirim proposal permohonan bantuan infrastruktur ke PUPR pusat. Sosialisasi ini sekaligus pendataan dari peserta pemohon untuk persiapan realisasi nantinya di bulan berikutnya TA 2024,” tegasnya. [nm/ted]






