Surabaya (beritajatim.com) – Gegara cinta ditolak, seorang pemuda di Surabaya nekat menyiramkan bensin ke badannya, Sabtu (16/12/2023). Pemuda berinisial LW (25) asal Tangerang itu melakukan aksinya di Pucang Asri. Aksi nekat itu lantas diketahui warga dan pesepeda motor yang melintas dan membuat heboh.
Kanit Reskrim Polsek Gubeng Iptu Sutrisno mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.05 WIB. Katanya, bensin yang disiramkan ke tubuh pemuda itu adalah jenis pertalite. Beruntung saat itu warga dengan sigap mengamankan LW.
“Baru menyiram baju dengan cairan pertalite, namun yang bersangkutan segera diamankan,” kata Sutrisno, dikonfirmasi, Sabtu (16/12/2023).
Menurut Sutrisno, usai dilakukan pendalaman terhadap pemuda tersebut, diketahui alasannya ternyata ingin mengakhiri hidupnya. Ia mengatakan bahwa aksi itu digunakan untuk mengancam seorang perempuan yang baru saja menolak cintanya.
“Beruntung belum sempat membakar diri, dan diduga melakukan itu karena perkara cintanya ditolak,” jelasnya.
Saat diamankan di Polsek Gubeng, LW (25) dipertemukan dengan perempuan yang dimaksud berinisial RC. LW kembali menemukan semangatnya. Senyumnya merekah. Anggota Polsek Gubeng pun sempat memberikan pengertian kepada LW bahwa cinta tidak bisa dipaksakan. [ang/but]
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.






