Pamekasan (beritajatim.com) – Program Peduli Lansia yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, menyasar 412 lansia yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.
Progam dengan tagline ‘Rantang Kasih’ yang diinisiasi Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, secara resmi diluncurkan Bupati Badrut Tamam di Mandhepa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Selasa (15/6/2021) silam.
Bahkan progam tersebut tetap berjalan hingga saat ini, seiring dengan banyaknya angka lansia yang sebagian di antaranya ada yang kurang mendapat perhatian akibat keterbatasan hidup.
“Program perlindungan lansia dengan cara memberikan makan dua kali setiap hari terus kita lakukan, dan saat ini menyasar sebanyak 412 orang lansia,” kata Kepala Dinsos Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Ini Fungsi Posko Gotong Royong PDIP Pamekasan
Jumlah tersebut merupakan lansia yang sudah memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. “Para lansia ini tersebar di 13 kecamatan dengan kriteria berumur 60 tahun ke atas, kurang mampu dan tinggal sendiri atau bersama lansia lainnya, serta penduduk asli Pamekasan,” ungkapnya.
“Dari itu kami sangat berharap keterlibatan semua pihak perusahaan, mulai dari BUMD, BUMN maupun swasta untuk merealisasikan CSR (Corporate Sosial Responsibility) untuk program ini,” harapnya.
Baca Juga: PMI Pamekasan Distribusikan 830 Ribu Liter Air Bersih Pada Musim Kemarau 2023
Tidak hanya itu, mereka juga diharapkan dapat bersama-sama dan berpartisipasi secara langsung dalam program sosial kemanusiaan tersebut. “Termasuk juga berpartisipasi agar program ini tepat sasaran dan bermanfaat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, program tersebut merupakan sebuah kebijakan yang dikeluarkan melalui berbagai rangkaian verifikasi dan validasi yang relatif panjang, sehingga program tersebut berjalan sesuai harapan dan tepat sasaran.
Data lansia yang berhak menerima manfaat dari program tersebut harus sesuai dengan regulasi, yakni lansia yang hidup sebatang kara, hidup bersama disabilitas tidak produktif, serta lansia yang hidup bersama anak tidak produktif untuk mendapat makanan tambahan yang sehat. [pin/ted]






