Jombang (beritajatim.com) – Petugas Damkar (Pemadam kebakaran) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang mengevakuasi sarang tawon vespa yang ada di rumpun bambu Dusun Ngemplak Desa Podoroto Kecamatan Kesamben. Kawanan tawon itulah yang menyengat tiga orang warga setempat. Seorang balita meninggal akibat sengatan beracun hewan itu.
Komandan Damkar Kabupaten Jombang Syamsul Bahri menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan dari perangkat desa setempat pada Jumat (8/12/2023) malam. Selanjutnya, BPBD mengirimkan tim dari Pos Mojoagung menuju lokasi.
Nah, pada pukul 21.15 WIB, petugas Damkar non-kebakaran ini langsung beraksi. Dengan mengenakan alat pelindung diri, mereka mengevakuasi sarang tawon tersebut. Evakuasi berlangsung sekitar satu jam.
Selanjutnya, sarang tawon tersebut dimasukkan dalam karung untuk dimusnahkan. “Kita mendapatkan laporan, setelah adanya kejadian tersebut. Kejadiannya Kamis, tapi Jumat baru dilaporkan,” ujar Syamsul.
BACA JUGA: 3 Orang Sekeluarga di Jombang Tersengat Tawon Vespa, 1 Meninggal
Komandan Damkar Jombang ini menyerankan agar warga, RT, RW, serta perangkat desa segera melaporkan ke BPBD Jombang ketika mengetahui ada sarang tawon vespa. Sehingga, hal tersebut bisa dengan cepat tertangani dan tidak memakan korban.
“Jangan sampai ada yang kena (sengatan tawon), baru lapor. Karena mitigasi ancamannya sudah bisa diketahui. Jadi bisa langsung ditangani ancamannya. Bukan hanya tawon, tapi juga binatang berbisa seperti ular. Kita layani secara gratis. Sehingga tidak sampai jatuh korban,” katanya, Sabtu (9/12/2023).
“Karena yg tahu duluan ancamannya ya warga serta perangkat desa. Lambat melaporkan, dampaknya bisa fatal. Yang dibutuhkan adalah kecepatan informasi. Kiranya membahayakan cepat lapor,” lanjut Syamsul.

Syamsul mengungkapkan bahwa sengatan tawon vespa sangat berbahaya. Pasalnya, bisa menyebabkan tubuh panas dingin serta bengkak. Bahkan juga membuat imunitas tubuh anjlok. “Anak buah saya pernah ada yang kena sengatan tawon vespa. Selama seminggu meriang,” ujarnya mencontohkan.
Sebelumnya, tiga orang dalam satu keluarga yang ada di Dusun Ngemplak Desa Podoroto Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang diserang tawon vespa. Dari tiga orang ini, satu orang meninggal dan dua orang menjalani perawatan di RSUD Jombang.
BACA JUGA: Balita Meninggal Disengat Tawon Vespa, Begini Penjelasan RSUD Jombang
Korban meninggal atas nama Diva Elsahada Putri Prasetya (3,5 tahun). Sedangkan yang menjalani perawatan di ruma sakit adalah ibunda korban, Sumilah (37) dan nenek korban Sukarti (50). Sarang tawon tersebut berada di rumpun bambu.
Jarak sarang tawon tersebut dengan rumah keluarga ini sekitar 15 meter. Petaka tersebut terjadi pada Kamis (7/12/2023) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu bambu yang menjadi sarang tawon tersebut dipotong. Hewan jenis serangga ini mengamuk kemudian menyerang tiga orang yang kebetulan melintas di lokasi. [suf]






