Lamongan (beritajatim.com) – Seorang pria pengendara sepeda motor di Kabupaten Lamongan tewas seketika dalam insiden kecelakaan. Korban terlibat tabrakan dengan pengendara lain hingga terlindas mobil saat kejadian, Kamis (7/11/2023).
Berdasarkan informasi dari Polres Lamongan, insiden kecelakaan ini berlangsung di Jalan Jurusan Sukodadi – Karanggeneng, tepatnya di ruas jalan Dusun Cuping, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Adapun identitas pengendara sepeda motor bernasib nahas tersebut bernama M. Khusnul Ibadul Hidayat (21), pekerja Swasta, asal Desa Tanjung, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
“Iya, terjadi laka yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia, pada Kamis hari ini, sekira pukul 13.45 WIB, di jalan poros Sukodadi – Karanggeneng,” kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, Kamis (7/11/2023).
Mengenai kronologinya, Anton menjelaskan, bermula saat sepeda motor bernopol W-2883-KM yang dikendarai oleh Harsono (61), warga asal Desa Madulegi, Kecamatan Sukodadi, Lamongan melaju dari arah barat.
Setibanya di simpang 4, jalan poros Sukodadi Karanggeneng, Harsono berbelok ke kanan dan hendak menuju ke arah selatan. Sialnya, bersamaan dengan itu muncul sepeda motor bernopol L-4658-HT yang dikendarai oleh korban M. Khusnul Ibadul Hidayat yang melaju dari arah selatan ke utara.
Lantaran jaraknya yang sudah terlalu dekat, tabrakan antara kedua pengendara itu pun tidak terhindarkan. Terjadi tabrakan depan – samping hingga membuat korban pengendara M. Khusnul Ibadul Hidayat terpelanting ke lajur kanan.
Tak cukup itu, saat terpelanting itulah, berujung korban terlindas mobil Avanza yang datang dari arah utara ke selatan. Mobil itu bernopol S-1127-LJ, dikemudikan oleh Budianto (47), asal Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, Lamongan. “Korban terlindas, mengalami luka yang cukup parah dan meninggal dunia di TKP,” ungkap Anton.
Atas adanya kejadian ini, tutur Anton, petugas kepolisian yang menerima laporan laka bergegas datang ke lokasi kejadian. Petugas melakukan olah TKP, mencatat keterangan dari para saksi dan mengevakuasi korban. “Kami mengimbau kepada para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melintas. Pastikan melihat keadaan sekitar saat hendak belok,” imbaunya.[riq/kun]
BACA JUGA: Beban Kerugian Bencana di Lamongan Capai Rp610 Juta






