Bojonegoro (beritajatim.com) – Jembatan kayu dengan panjang sekitar 15 meter dengan lebar kurang lebih 1,5 meter putus setelah diterjang arus banjir bandang. Jembatan itu putus saat banjir bandang pada Jumat (1/12/2023) malam.
Jembatan kayu yang putus itu merupakan akses warga di Dusun Ngembul, Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Jembatan tersebut menjadi akses warga di Dusun Ngembul-Putuk Dinding, Desa Butoh, Kecamatan Ngasem.
“Arus sungai yang deras akhirnya menerjang jembatan hingga putus, dan tidak bisa dilalui kembali oleh warga,” ujar Sukarjo, warga Desa Butoh, Senin (4/12/2023).
Banjir bandang saat itu juga terjadi di sejumlah wilayah. Seperti di Dusun Karang, Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon.
BACA JUGA:
Akses Jalan Tertutup Bangunan, Warga Bojonegoro Gugat BPN
Banjir terjadi di dua RT yakni RT 12 dan 14. Sedikitnya delapan rumah terendam dan sejumlah fasilitas umum juga terdampak.
“Air yang menerjang rumah warga setinggi 50-100 cm. Banjir luapan sungai Gandong terjadi sekitar 15 menit langsung surut lagi,” ungkap Wok, warga Ngambon. [lus/beq]







