Ponorogo (beritajatim.com) – Sudah 3 hari masa kampanye, belum ada agenda semua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), yakni Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo- Mahfud MD, yang menjadwalkan kampanye di Kabupaten Ponorogo.
Hal itu diungkapkan oleh salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo, Ahmad Fauzi Huda. Dia menyebutkan hingga hari Kamis (30/11) ini, pihaknya belum menerima laporan atau tembusan terkait kampanye untuk 3 pasangan Capres-cawapres.
“Sampai hari ini, kita belum menerima tembusan dari kepolisian terkait kampanye dari semua pasangan Capres-cawapres,” ungkap Ahmad Fauzi Huda, Kamis (30/11/2023).
Fauzi menjelaskan bahwa berdasarkan aturan kampanye, untuk kegiatan kampanye pasang Capres-cawapres harus memberitahu ke pihak kepolisian setempat. Baru kemudian, kegiatan itu ditembuskan ke KPU dan Bawaslu Ponorogo. “Izinnya ke pihak kepolisian, KPU maupun Bawaslu nantinya akan dikasih surat tembusan,” katanya.
Fauzi menambahkan bahwa semua partai politik (Parpol) sudah mendaftarkan tim kampanyenya di KPU Ponorogo. Karena sudah terdaftar, sehingga sesuai ketentuan, sepanjang di daftarkan ke KPU Ponorogo, maka mereka diperbolehkan untuk berkampanye. “Parpol terakhir mendaftarkan tim kampanye itu waktu H-1 masa kampanye. Semua parpol sudah mendaftarkannya. Termasuk tim kampanye untuk pasangan Capres-cawapres,” pungkasnya.
Untuk diketahui, masa kampanye parpol dimulai tanggal 28 November 2023, hingga nanti tanggal 10 Februari 2024 nanti. Ketua Bawaslu Ponorogo Bahrun Mustofa berharap kampanye di bumi reog nantinya bisa berlangsung damai. Tidak ada black campaign atau potensi yang menimbulkan gejolak. Meskipun tingkat kerawanan di tahap kampanye dinilai rendah, namun Bahrun menegaskan bahwa pengawasan tetap ditingkatkan untuk mencegah kecolongan. “InsyaAllah untuk Ponorogo aman-aman saja,” pungkasnya. (end/kun)
BACA JUGA: Cegah Ujaran Kebencian, Bawaslu Jombang Patroli Siber Awasi Kampanye di Medsos






