Gresik (beritajatim.com)– Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan dan Dirut PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas datang ke Gresik dan salurkan ribuan sembako ke warga.
Kedatangan dua pejabat nasional itu, disambut ribuan masyarakat yang sudah menunggu di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik.
Mendag Zulkifli Hasan menuturkan, dirinya mengajak Dirut PTFI Tony Wenas berbagi bersama dengan masyarakat. Ini karena perusahaan smelter terbesar di dunia itu menanamkan investasinya triliunan rupiah di Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Malang Raya Hari Ini Selasa 28 November 2023
“PTFI melalui CSR-nya membantu membagikan sembako ke warga. Ini juga menjaga hubungan dekat antara masyarakat Gresik dengan perusahaan smelter tersebut,” ujarnya, Selasa (28/11/2023).
Sebelum membagikan sembako, Mendag Zulkifli Hasan terlebih dulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Baru Gresik. Disana, langsung mengecek harga cabai rawit, beras, dan gula.
“Harga cabai rawit dari semula Rp 100 ribu perkilo turun menjadi Rp 70 ribu perkilo. Bawang Rp 20 ribu perkilo. Hal yang sama pada harga yang turun menjadi Rp 26 ribu perkilo. Ayam potong Rp 33 ribu perkilo dan gula Rp 15 ribu perkilo,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga Sukati (57) warga asal Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas mengatakan, dirinya sangat terbantu adanya pembagian sembako ini. Rencananya, bantuan ini dipakai buat kebutuhan sehari-hari.
BACA JUGA:PAD Jember Diproyeksikan Rp 928 M, Belum Mampu Topang Belanja Publik
“Buat kebutuhan sehari-hari apalagi sekarang harga ada beberapa sembako yang masih mahal,” katanya.
Sembako yang dibagikan ke warga berisi beras 3 kilo, minyak goreng, telur, gula 2 kilo, dan sejumlah mie instan. (Dny/Aje)






