Sampang (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, memprediksi November 2023 sudah memasuki pancaroba atau perubahan musim kemarau ke musim penghujan. Oleh sebab itu warga diimbau untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan saat beraktifitas di luar. Karena sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang berpotensi terjadinya bencana alam.
Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD setempat. H. Mohammad Imam mengatakan, awal musim hujan atau pancaroba banyak bencana yang sering terjadi, seperti angin puting beliung, longsor dan banjir. “Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, jika memasuki pancaroba rawan terjadi bencana, jadi diimbau warga harus selalu waspada,” terangnya, Kamis (9/11/2023).
Imam menceritakan, berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan sesuai data tahun sebelumnya, potensi bencana yakni banjir akan terjadi di 7 Desa dan 6 Kelurahan di Kabupaten Sampang. Kemudian untuk bencana longsor terjadi di semua kecamatan di Sampang, namun yang paling berpotensi terjadi di 3 kecamatan. “Untuk tiga kecamatan yang berpotensi, Kecamatan Karang Penang, Kedungdung dan Tambelangan,” imbuhnya.
Masih kata Imam, untuk bencana puting beliung berpotensi terjadi di empat kecamatan, yakni Camplong, Tambelangan, Kedungdung, dan Karang Penang. “Warga harus tetap waspada agar tidak terjadi korban jiwa, misalkan terjadi bencana kami harap segera menghubungi BPBD,” tandasnya.[sar/kun]
BACA JUGA: Pelaku Tabrak Lari di Sampang Diamankan di Gresik






