Mojokerto (beritajatim.com) – Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati, menerima penghargaan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2023 dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. Acara tersebut dilaksanakan tanggal 7-8 November 2023 di salah satu hotel di Jakarta.
Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati menerima Penghargaan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2023 kategori Wiyata Darma Pratama. Acara pada hari pertama, Selasa (7/11/2023) dilaksanakan diskusi tanya jawab dengan tema Kolaborasi : Kunci Mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan dengan Dirjen PDM Irwan Syahril, Psikolog Rose Mini, dan Moderator Shahnaz Haque.
Pada hari kedua, Rabu (8/11/2023), merupakan puncak acara Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2023. Pengumuman hasil penilaian pelaksanaan program kerja Bunda PAUD yang mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan menuju PAUD Berkualitas serta penyerahan penghargaan oleh Bunda PAUD Nasional, Ibu Negara, Iriana Joko Widodo.
Bunda PAUD Nasional, Ibu Negara, Iriana Joko Widodo melakukan tanya-jawab dengan Bunda PAUD dari daerah yang belum mendapatkan penghargaan. Beliau mengajak para Bunda PAUD untuk bersama-sama melaksanakan merdeka bermain bagi anak PAUD dan SD.
Dalam keterangan resmi yang diterima beritajatim.com, Dirjen PDM Iwan Syahril, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi penuh kepada Bunda PAUD dan Pemerintah Daerah yang turut serta dalam membangun Gerakan Merdeka Belajar. Lebih dari 500 SD yang telah berhasil menerapkan belajar mandiri.
“Mari lanjutkan gerakan ini, karena sejauh ini sudah memberikan dampak yang baik untuk pendidikan dan memberikan perubahan lebih baik untuk masa depan Indonesia. Lebih dari 500 SD yang telah berhasil menerapkan belajar mandiri dengan adanya program Merdeka Belajar,” ungkapnya.
Ketua KNIU (Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Itje Chodidjah menyampaikan, jika UNESCO akan terus berupaya dalam memberikan kontribusi signifikan untuk perawatan dan pendidikan bagi anak usia dini. Usia 0-5 Tahun merupakan masa emas, sehingga penting ditanamkan 6 kemampuan pondasi anak.
“Peranan Bunda PAUD sangat penting sebagai kunci untuk merubah mindset masyarakat dan orang tua dalam penerapan Gerakan Transisi Paud ke SD yang Menyenangkan,” katanya.
Mendikbudristek RI, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., menyampaikan, jika Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2023 ini merupakan bentuk terima kasih kepada Para Bunda PAUD yang telah turut menyukseskan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. “Kemendikbudristek selama 4 tahun ini terus mendorong sistem pendidikan secara masif dan holistik,” jelasnya.
Ini dilakukan untuk merubah proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Nadiem menjelaskan, terdapat empat target perubahan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Antara lain, satuan pendidikan perlu menghilangkan tes calistung dari proses penerimaan peserta didik baru di SD, menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama.
“Menerapkan pembelajaran yang membangun 6 kemampuan pondasi anak di PAUD dan SD dan mari menguatkan sinergi dan kolaborasi yang sudah terjalin dan terus melanjutkan gerakan ini. Bekal 6 kemampuan pondasi anak dapat dijadikan sebagai pembelajar sepanjang hayat bagi mereka,” pungkasnya.
Turut hadir, Hj Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin, Dirjen PDM Iwan Syahril, Ketua Umum Wasekim dan jajaran, Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD dari Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia. [tin/adv]







