Surabaya (beritajatim.com) – Tak mudah bagi Erra Fazhira, seorang mantan Putri Muslimah untuk meraih berbagai prestasi. Salah satunya mendapatkan predikat cumlaude 3,74 di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya.
Erra adalah mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris di UM Surabaya. Perempuan kelahiran Probolinggo 1 Oktober 1998 ini, rupanya juga sempat putus kuliah di salah satu perguruan tinggi lantaran terkendala biaya.
Sejak kecil, potensi Erra sudah terlihat saat mengikuti lomba yang bersifat seni misal melukis dan mewarnai. Di sisi lain, ia juga beruntung memiliki orang tua yang memfasilitasi rasa penasaran anaknya.
Sejak masuk sekolah SMP di Madura, bakatnya mulai terlihat dalam bidang dance. Karena memiliki potensi yang besar ia dipilih oleh agency model.
Pengalaman pertamanya dalam dunia modeling ketika ia terpilih sebagai model Shopee Marten di Madura. Sejak saat itulah ia sadar bahwa ia memiliki public speaking yang bagus sehingga ia terus mengembangkannya.
Lulus dari SMA, Erra nekat pergi ke Jakarta untuk meniti karir di sana. Setelah mendapatkan kampus di Jakarta Erra mendapatkan potongan kuliah sebesar 50 persen. Seiring berjalannya waktu karena di Jakarta ia belum mendapatkan pekerjaan sehingga ia tidak bisa survive.
“Waktu itu masih di semester awal, rupanya 50% dari 21 juta itu masih banyak dan saya di Jakarta hanya modal nekat. Karena untuk kuliah orang tua tidak ada biaya,” ungkap Erra, ditulis Senin (6/11/2023).
Setalah itu ia memutuskan kembali ke Madura dengan impian kuliah yang masih ia gantung setinggi langit. Bak gayung bersambut, saat itu Jawa Timur membuka ajang Raka Raki Duta Wisata Jatim.
“Waktu itu saya fokusnya kalau bisa menang juara 1 bisa dapat uang 10 juta dan uangnya bisa buat kuliah, setelah proses yang panjang ternyata saya mendapatkan juara harapan 2,” kata dia.
Setelah Raka Raki, Erra mendapat tawaran kesempatan gabung bersama trans 7 terkait pemilihan wanita berbakat. Ia mengikuti casting dan dinyatakan lolos.
Berkat program itu ia bisa mendapatkan uang 48 juta, namun uang yang awalnya ingin digunakan untuk kuliah belum sempat digunakan karena ada kebutuhan yang lebih mendesak untuk keluarganya.
“Setelah itu saya coba mencari kampus, setelah keliling di kampus-kampus Surabaya saya memantapkan memilih UM Surabaya karena disana ada beasiswa influncer,” katanya.
Beragam prestasi diraih Erra, antara lain Runner Up 1 Puteri Muslimah Indonesia 2019 by Indosiar, Best Culinary Skill Award of “Miss Culinary 2018”, 4th runner up of Raki (Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur 2018), dan First Winner of Putri Muslimah Awards Jawa Timur 2017.
Kemudian, First Winner Cebbing of Duta Wisata Kacong tor Cebbing Sumenep 2016, Top 8 Sunsilk Hijab Hunt Trans 7, First winner of Wajah Muslimah Indonesia 2015, dan Runner up Putri Jilbab Indonesia 2014. [ipl/kun]
BACA JUGA: Jadi Wisudawan Angkatan ke-50 UM Surabaya, Sekeluarga Kompak Jadi Dokter






