Blitar (beritajatim.com) – Aksi bela Palestina terus bermunculan di berbagai wilayah, salah satunya di Kota Blitar. LMI berkolaborasi dengan organisasi dan komunitas menggelar aksi bela Palestina yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Kota Blitar.
Aksi yang bertemakan ‘Together We Support Aksi Peduli Palestina’ ini diinisiasikan oleh LMI sebagai wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap warga Palestina yang telah lama menderita akibat serangan Israel.
Sofia Dewi selaku Manajer Perwakilan LMI Jatim 6 mengungkapkan, ribuan warga Palestina sudah menjadi korban atas kekejaman serangan Israel. Sudah semestinya para pemuda Islam ikut berpartisipasi dalam aksi solidaritas untuk mendukung bangsa Palestina.
“Kita tidak boleh diam saja. Kita harus memberikan dukungan penuh kepada saudara- saudara kita di Palestina, salah satunya dengan melakukan aksi seperti ini. Mari juga kita doakan saudara- saudara kita yang telah gugur di sana,” ungkap Sofia Dewi saat aksi, pada Sabtu (28/10/2023).
Selain masyarakat setempat, aksi bela Palestina diikuti oleh berbagai organisasi dan komunitas, diantaranya seperti IKADI, BSMI, Salimah, ODOJ, AG Peduli, PPMI, MBC, CBR, Fedblits, PETA.
Baca Juga : Relawan LMI Latihan Water Rescue di Trenggalek
Aksi ini diawali dengan long march yang dimulai dari Masjid Syuhada Haji Jl. Sudanco Supriyadi hingga berakhir di Taman Makam Pahlawan Kota Blitar. Dalam aksi ini ada teatrikal, pembacaan puisi, dan penyampaian orasi kemanusiaan dari perwakilan organisasi dan komunitas tersebut.
Sementara itu, Hamzah Al Azhar salah satu Koordinator Aksi menyampaikan, aksi bela Palestina ini merupakan wujud upaya kecil yang bisa kita berikan kepada warga Palestina.
“Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kami ikut aksi solidaritas ini untuk Palestina. Kami sebagai pemuda yang peduli Palestina, meskipun ini hanya upaya kecil untuk mereka,” jelas Hamzah, sapaan akrabnya.
Selain orasi kemanusiaan, para peserta aksi bela Palestina ini juga melakukan galang dana untuk Palestina.
“Alhamdulillah dalam aksi ini telah terhimpun donasi sekitar 71juta rupiah yang akan di salurkan LMI untuk membantu kebutuhan logistik dan mendesak lainnya bagi rakyat Palestina,” tutup Sofia.
Sebagaimana diketahui, serangan militer Israel terhadap Palestina yang terus berlangsung sampai saat ini telah menimbulkan banyak duka.
Data United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) dari Kementerian Kesehatan Gaza dan keterangan resmi pemerintah Israel sekitar 8.000 lebih warga sipil meninggal dunia baik pria, wanita maupun anak – anak, belum lagi korban luka dan bangunan yang hancur luluh lantak akibat serangan agresi militer Israel tersebut.
Sebagai informasi, LMI telah melakukan aksi bela Palestina di berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya adalah di Kota Blitar, Kota Jakarta, Kediri Raya, dan Malang Raya. Kedepannya LMI akan terus melakukan aksi serupa dan membuka galang dana untuk Palestina. [nm/ted]






