Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Program Informatics Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya membuat sebanyak 20 permainan logika dalam Informatics Rally Games and Logic (IRGL) 2023.
IRGL adalah kompetisi tahunan nasional yang mengasah kemampuan logika dan matematika sederhana para siswa SMA di seluruh Indonesia. Tahun ini, IRGL digelar selama tiga hari, mulai 19-21 Oktober 2023.
“Seluruh games yang dibuat ini bahasa pemrogramannya memakai C#, pemrograman unity, berbasis website, C++ dan lain-lain,” jelas Dosen Penanggung Jawab Alexander Setiawan, Sabtu (21/10/2023).
Alex menjelaskan, IRGL bertujuan untuk memberikan wadah pengetahuan dan pengenalan, melatih kerja sama dan kemampuan analisis, membangun jiwa kompetitif, serta memberikan pengalaman baru bagi peserta.
Kata Alex, tema ‘Journey to The Heart of The Archipelago’ ini menceritakan perjalanan sekelompok penjelajah dalam memecahkan misteri hati nusantara yang selama ini telah padam.
Karena padamnya hati nusantara itu menyebabkan kekacauan dan bencana di seluruh nusantara. Para penjelajah itu harus menghadapi segala rintangan, demi menghidupkan kembali nusantara yang dicintai ini.
Kelompok yang beranggotakan 3 orang tersebut harus melalui 3 babak, yakni babak eliminasi, semifinal, dan final. “Materinya seputar matematika dasar dan logika berpikir sederhana saja,” kata Alex.
Dalam babak eliminasi, 80 kelompok bertanding selama kurang lebih 3 jam, untuk memainkan 15 games secara rally. Di situ, peserta harus mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya untuk membeli kekuatan yang bisa dipakai dalam game akhir pada babak eliminasi.
Keseruan terlihat saat para peserta bermain di pos permainan JIROLU (Siji Loro Telu) Park. Salah satu tim IT Games, Alloysius Steven Hartoyo mengatakan jika game ini memerlukan kerjasama dan kekompakan tim.
“Saya menggunakan unity sebagai game engine untuk mengembangkan atau memproduksi game JIROLU Park tersebut. Pengembangan game-nya terinspirasi dari video game Pico Park,” ungkapnya.
Sebanyak 20 kelompok terunggul dengan skor tertinggi bisa melanjutkan ke babak semifinal. Mereka harus bermain dua games, yaitu Right-Color dan Nonogram. Dalam Right-Colour, para peserta diminta menyelesaikan teka-teki dengan warna sesuai urutan. Di situ, peserta diasah logika dan problem solving-nya.
Pada babak final, hanya ada 8 kelompok yang lolos. Mengusung game escape room, tiap kelompok dibagi lagi menjadi dua tim. Tim pertama akan dikunci di sebuah ruangan, dan harus mencari clue untuk mendapatkan emerald stone.
Sedangkan tim kedua akan ditugaskan mencari poin sebanyak mungkin, untuk mengeluarkan teman timnya dari ruangan tersebut. Setelah berhasil keluar, kelompok harus mencari emerald stone. Bagi kelompok pertama yang menemukan emerald stone, mereka akan mendapatkan tambahan poin.
Sementara itu, tim siswa SMA St. Carolus Surabaya yang terdiri dari Aaron Jordan, Kencana Putra Tanto dan Keyshia Florecita Claudina mengaku sangat senang bisa mengikuti IRGL 2023.
“Seru sekali. Soalnya mengasah kemampuan kita meskipun capek sebab harus berpindah gedung saat melakukan rally games ini. Tapi kami yakin bisa lolos ke babak selanjutnya,” kata mereka kompak. [ipl/kun]
BACA JUGA: UK Petra Surabaya Dukung Arsitektur Ramah Lingkungan






