Magetan (beritajatim.com) – Tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Magetan dengan belasan personel bersiaga di Basecamp Jalur Pendakian Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Jumat (20/10/2023) pukul 00.05 WIB.
Unit yang bersiaga merupakan satu mobil rescue dan dua unit truk supply. Sekaligus, ada pula satu truk supply air milik PMI Magetan yang turut disiagakan Pemkab Magetan guna antisipasi karhutla yang sudah mengarah ke bawah dari kawasan Pos 1 Jalur Pendakian Cemoro Sewu.
“Kami mendapatkan perintah dari Pj Bupati Magetan untuk bersiaga di Cemoro Sewu, karena api mulai mengarah ke bawah. Kami disiagakan untuk mengantisipasi jika api mulai mendekat ke pemukiman warga. Semoga tidak sampai ke pemukiman,” kata Kabid Damkar Satpoll PP dan Damkar Magetan Ali Sukamto, Jumat (20/10/2023).
Baca Juga: Kejari Ponorogo Musnahkan Barang Bukti 88 Kasus yang Inkrah
Ali mengatakan, sejauh ini api sudah mulai mengarah ke pemukiman meski jaraknya masih cukup jauh. Namun, pihaknya bakal melakukan pemantauan bersama satgas penanganan Karhutla Gunung Lawu jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Di Mako Damkar masih ada lima unit serta petugas piket untuk stand by, kalau ada permintaan penanganan di wilayah bawah,” lanjut Ali.
Diketahui, api yang membakar hutan di Petak 73 RPH Sarangan BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds kali ini sudsh mengarah ke Sendang Panguripan di bawah kawasan Pos 1 Jalur Pendakian Cemoro Sewu pada Kamis (19/10/2023) pukul 19.30 WIB.
Baca Juga: Warga Gresik Keberatan Munculnya Rencana Retribusi Sampah
Sejumlah petugas dan warga akhirnya turun demi keamanan. Hingga saat ini, petugas melakukan pemantauan di Pos Lapangan Penanganan Karhutla Gunung Lawu di Basecamp Jalur Pendakian Cemoro Sewu. [fiq/ian]






