Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi lagi di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik. Dalam kejadian itu, dua truk adu moncong sehingga menyebabkan satu pengemudi meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan informasi yang dihimpun kecelakaan laka itu bermula truk trailer L 8024 UG yang dikemudikan Wahyudi (39) asal Bancar, Kabupaten Tuban melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.
Saat melintas di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik, Wahyu tidak bisa menguasai kemudi dengan wajar sehingga oleng ke kanan dan melewati markah jalan. Bersamaan itu, melaju dari arah berlawanan kendaraan truk S 8951 JF yang dikemudikan Suaidi (59) warga Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan.
Karena jaraknya terlalu dekat, tabrakan sesama truk tak bisa dihindari. Dua kendaraan itu, berbenturan.
“Imbas benturan yang keras, kedua truk bagian depannya mengalami kerusakan parah,” ujar
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Iptu Tita Puspita Agustina, Sabtu (14/10/2023).
Selain menyebabkan kerusakan parah,
pengemudi truk trailer atas nama Wahyudi meninggal dunia di lokasi kejadian. Pasalnya, tubuhnya tergencet di dalam ruang kemudi.
“Satu orang meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina untuk dimintakan VER) jenazah,” kata Iptu Tita.
Perwira pertama Polri itu menambahkan, kecelakaan tersebut juga sempat menimbulkan kemacetan cukup panjang. Ini karena badan truk memakan sebagian besar jalan sehingga arus lalu lintas terganggu. Lalulintas kembali lancar setelah truk dievakuasi ke tepi jalan.
“Saya menghimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik karena jalan ini masuk kawasan black spot,” imbuhnya. (dny/kun)
BACA JUGA: Potensi Tanaman Bonsai Asal Gresik Terus Dikembangkan






