Malang (beritajatim.com) – Puluhan orang yang tergabung dalam komunitas Relawan Sego Anget hadir di depan Ponpes Al Hikam-Malang, Jumat (13/10/2023). Mereka membagikan ratusan nasi kotak dengan kemasan yang sangat ekonomis.
“Kami mengawali bagi-bagi nasi ini ketika zaman Covid melanda, dulunya hanya nasi bungkus sederhana, sebagi bentuk komitmen kami berbagi atas nama kemanusiaan. Anggota kami banyak yang ngefans ke bapak Ganjar Pranowo. Gayung pun bersambut, kami dirangkul Panglima Ganjarist Jatim, Gus Zul, maka kami menamakan program kali ini dengan nama Sego Anget,” ungkap Indranesia, Korlap Sego Anget Malang Raya, Jumat (13/10/2023).
Indra, yang juga salah satu foundernya, menceritakan sejarah lahirnya komunitas Sego Anget yang memiliki kepanjangan Seneng Ganjar Pranowo Banget. Pemilihan lokasi pembagian di jalan Cengger Ayam, Kota Malang ini pun tak luput dari adanya kunjungan Ganjar Pranowo ke Pondok Pesantren milik mendiang KH.Hasyim Muzadi.
“Kami memang sengaja ingin memberi dukungan, biar masyarakat yang di luar ini juga tahu jika sedang ada bapak Ganjar Pronowo,” tegas Indra.
Indra yang mantan Jurnalis olahraga dan kini beralih profesi sebagai perajin batik tulis khas Malangan itu, langsung menghadang mobil yang ditumpangi Ganjar Pranowo selepas keluar dari Ponpes terbesar di kota Malang. “Mohon maaf Pak Presiden, mohon izin untuk turun sebentar, rakyat ingin bertemu bapak,” teriak Indra dengan sikap hormat.
BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Dapat Ilmu Luar Biasa dari Kiai Hasyim Muzadi
Mendapati hal itu, Ganjar Pranowo langsung turun dari mobil. Menyapa relawan dan masyarakat yang sejak pagi menunggu di luar pondok. ”Saya memohon maaf pak Presiden jika harus seperti ini, sekali lagi mohon maaf,” tegas Indra.
Ganjar kemudian menyalami seluruh yang hadir. Melempar senyum dan bertanya arti Sego Anget. Ganjar juga memuji bahwa niat baik komunitas Sego Anget setiap pekannya dengan berbagai atas nama kemanusiaan.
“Kegiatan ini kami lakukan per pekan, sementara di wilayah Malang Raya, kedepan harapan kami akan kita gaungkan se-Jawa-Timur bahkan se-Indonesia nantinya. Tunggu tanggal mainnya, izin ya pak Presiden,” tambah Panglima Ganjarist Jatim, Zulfikan Dhanam Nuary atau akrab disapa Gus Zul.
BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Sholat Jumat di Ponpes Al Hikam Malang
“Terus berbuat baik untuk kemanusiaan, Suwun yo bro,” sahut Ganjar Pranowo sembari pamit melanjutkan kunjungan.
Anggota relawan komunitas Sego Anget cukup beragam. Inisiator gerakan komunitas Sego Anget yakni Tanto Wibisono yang juga Pengusaha Muda asal Surabaya itu, mengaku, gerakan dari relawan ini terdiri dari lintas komunitas, partai maupun agama dan memang ditujukan sebagai bentuk kegandrungan berbagi atas nama kemanusiaan. [yog/suf]






