Lamongan (beritajatim.com) – Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Lamongan memberikan pelayanan vaksin rabies secara gratis bagi hewan peliharaan masyarakat. Acara tersebut bertempat di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Lamongan, Rabu (11/10/2023).
Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan, kegiatan yang digelar untuk memperingati “Word Rabies Day” yang jatuh pada 28 September lalu ini menjadi pengingat akan pentingnya pemberian vaksin bagi hewan kesayangan yang setiap hari terjadi kontak fisik dengan pemilik.
“Tentu ini menjadi pengingat untuk kita bahwa rabies ini sebuah penyakit hewan yang dapat menular ke manusia. Sehingga perlu terus kita sosialisasikan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa memberikan vaksin kepada hewan kesayangannya,” tutur Nalikan, saat membuka acara, Rabu (11/10/2023).
Vaksinasi gratis ini mendapat antusiasme masyarakat, meski hanya menyediakan 100 dosis pada vaksin massal dan 50 dosis di hari biasa. Nalikan berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan pelayanan publik bagi hewan dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mohammad Wahyudi mengungkapkan, pelayanan vaksin rabies untuk hewan tidak hanya dilakukan pada hari ini saja, melainkan juga dibuka setiap hari di Kantor DPKH Lamongan.
BACA JUGA:
100 Ekor Hewan Peliharaan di Probolinggo Divaksin Rabies
“Vaksin rabies semuanya gratis, selain itu kita juga ada pemeriksaan hewan kesayangan, seperti kucing, anjing, luak (musang) dan kelinci. Setiap hari kita buka di Kantor Peternakan dan gratis. Kalau hewan yang hari ini sakit kita sembuhkan dulu baru di vaksin besoknya,” terang Wahyudi.
“Syarat untuk hewan yang akan divaksinasi rabies, yakni dalam keadaan sehat dan cukup umur (minimal 4 bulan), tidak bunting dan berkutu, serta berat badan minimal 1 kg,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan talk show dengan tema “All For One, One Health For All”, yang diharapkan adanya keterlibatan lintas sektor untuk memberikan bekal bagi pemilik dalam merawat hewan kesayangannya dengan baik dan benar agar terbebas dari rabies.

drh. Fahmi yang bertindak sebagai pembicara mengatakan, zoonosis atau rabies di Kabupaten Lamongan saat ini zero atau terbebas rabies. Meski demikian, rabies perlu ditanggulangi dengan berbagai cara.
Beberapa cara itu, beber Fahmi, yakni pemberian vaksin, melakukan pola hidup sehat, wajib cuci tangan setelah memegang hewan dan melakukan karantina hewan baru selama 2 minggu.
“Penyakit menular zoonosis dapat dikenali dengan cici-ciri produksi air liurnya lebih dari biasanya, lebih agresif, takut air, cahaya dan suara, kejang otot, serta rasa nyeri ketika menelan,” jelasnya. [riq/suf]






