Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya hanya bisa menahan imbang tuan rumah Dewa United 1-1 saat bermain di Indomilk Arena Stadium, Sabtu (30/9/2023).
Meskipun bermain 10 orang pemain usai Catur Pamungkas pada menit ke 37 diganjar kartu merah.
Gol persebaya dicetak oleh Ripal Wahyudi pada menit ke 17. Sedangkan gol Dewa United dicetak Majed Osman pada menit ke 45+6.
Josep Gombau, Pelatih Persebaya Surabaya mengatakan jika permainan berjalan dengan lancar hingga akhirnya tim Bajol Ijo berhasil curi poin di menit ke 17.
Pola permainan Persebaya berubah lantaran kartu merah yang diterima Catur Pamungkas membuat pola permain Persebaya kedodoran.
Hal ini diakui Pelatih Persebaya Josep Gombau situasi permainan Persebaya berubah dengan adanya kartu merah tersebut.
“Jika tidak ada kartu merah mungkin hasilnya kita bisa meraih gol dan bisa meraih kemenangan,” ucap Josep Gombau, Sabtu (30/9/2023).
Baca Juga: Pelatih Persebaya Josep Gombau Ubah Tradisi Keberangkatan Away
Namun, Gombau merasa anak asuhnya bermain cukup bagus dibabak kedua. Meskipun hanya 10 pemain, Persebaya berhasil menahan dominasi Dewa United.
“Dibabak kedua tidak kebobolan itu cukup bagus,” ucapnya.
Sementara itu, Ripal Wahyudi pemain asal Jawa Barat ini menjadi esekutor tunggal Persebaya mendapatkan poin dari Dewa United.
Ripal bersyukur jika ia berhasil membawa Persebaya lepas dari kekalahan, ini merupakan gol pertamanya di musim 2023/2024 bersama Persebaya.
“Pertama saya ucapkan alhamdulillah atas pertandingan hari ini meskipun hasilnya bukan yang kita inginkan tapi alhamdulillah kami mendapatkan hasil yg terbaik mngkn ini. Alhamdulillah saya bisa mencetak gol pertama di musim ini dan membawa hasil seri di pertandingan lawan dewa,” ungkap Ripal.
Sementara ditanya untuk siapa gol pertamanya, ia mengatakan jika gol tunggalnya dipersembahkan untuk semua bonek dan bonita yang sudah mensuport dan melihat pertandingan melawan Dewa United.
“Gol ini saya persembahkan buat semua yang nonton pertandingan ini,”tutupnya. (way/ted)






