Malang (beritajatim.com) – Siapa Capres dan Cawapres 2024 yang bakal didukung Ormas Projo Jawa Timur, bakal ditentukan dalam Konferda Projo Jatim, Sabtu (7/10/2023) mendatang di Hall Best Western Hotel Papillio Surabaya.
Ketua Panitia Konferda Jawa Timur, Sulistiyanto Hadiatmoko, menyebutkan Konferda Projo Jawa Timur guna menyerap seluruh aspirasi rakyat di Jawa Timur siapa sosok yang pantas memimpin bangsa Indonesia lima tahun kedepan.
“Seluruh pengurus aktif SK DPP Pusat Projo sah 38 kab/kota seluruh Jawa Timur memberikan suara aspirasi temuan-temuan suara rakyat, Konferda ini bagian dari Rakernas nanti,” kata Bung Tanto, Sabtu (30/9/2023) sapaan akrab Sulistiyanto Hadiatmoko.
Projo Jatim dalam Konferda nantinya, sambung Bung Tanto, akan mendengarkan aspirasi suara rakyat Jatim yang dibawa seluruh pimpinan Cabang Projo di 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur.
“Para pemimpin cabang Projo itu akan memberikan suara rakyat dibawah. Siapa yang pantas kita dukung,” tegasnya.
Tanto menambahkan, sikap politik Jatim sejauh ini untuk Capres mengerucut ke sosok berinisial P. Namun dia enggan mengungkap nama asli inisial P yang pernah di utarakan Ketua Umum DPP Pusat Projo, Budi Arie Setiadi terhadap arah dukungan PROJO pada Pilpres 2024 akan datang.
Tanto mengungkapkan, sudah ada 14 Provinsi se-Indonesia gelar Konferda. Sementara Projo Jatim gelar Konferda yang ke 15 di Surabaya.
“Kita tunggu hasil Konferda Projo Jatim pada 7 Oktober pekan depan, sabar jangan keburu-buru, ojo kesusu,” tuturnya.
Terkait 14 DPD Projo telah menggelar Konferda tentukan sikap di Pilpres 2024. Tanto mengatakan 14 DPD itu menyatakan dukungan ke Prabowo Subianto.
“Masih tetap tidak berubah, inisial P arahan Ketum Budi Ari Setiadi, kemungkinan mengarah kepada nama P itu Prabowo tapi kita tetap sabar menunggu arahan organisasi DPP Pusat Projo, mekanisme terus berjalan, sabar ya,” beber Tanto.
Terkait sikap politik resmi Projo Jawa Timur, Tanto bilang, sosok Capres masih mengerucut ke sosok berinisial P. Kemungkinan besar adalah Prabowo.
Tanto juga manjelaskan, Capres dukungan Projo akan tegak lurus dengan Presiden Joko Widodo selaku Dewan Pembina Ormas Projo. Dia menegaskan Projo tak mungkin mendukung capres yang tak didukung Jokowi.
Baca Juga: Projo Jatim Beri Sinyal Duet Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024
Meski begitu, Tanto mengatakan pihaknya belum berani menentukan sikap resmi Projo. Sebab, Konferda pekan depan, masih akan menjaring aspirasi.
Sebagai informasi, agenda pasca Konferda akan dibawa ke Rakernas VI Projo di GBK Jakarta. Rakernas dilakukan percepatan menjadi 14-15 Oktober dari semula 21-30 Oktober.
Bung Tanto menambahkan, Projo Jatim bakal all out apapun keputusan dalam Rakernas VI Projo nanti sesuai arahan Ketum DPP Projo Budi Arie Setiadi.
Tanto menambahkan, setidaknya ada 4 bakal Bacawapres yang representatif bagi Projo. Pertama, Erick Thohir, Erlangga Hartarto, Mahfud MD, Putra Sulung Jokowi, Gibran.
“Ada 4 Cawapres itu yang kuat, akan tetapi jangan keburu-buru atau kesusu, suara rakyat suara kemenangan bagi Capres dan Cawapres, kita tunggu hasilnya,” tegasnya.
Tanto menambahkan, terkait Cawapres initial G sesuai kabar itu, Tanto enggan menjawab.
Dia mengatakan initial G, jangan di tafsir awal dulu, sebab Konferda adalah forum mekanisme internal untuk menyerap aspirasi.
“Pengurus Projo di 38 kabupaten dan kota akan menjawab itu. Sabar lihat saja nanti. Kami jalani mekanisme organisasi dulu,” pungkas Tanto. (yog/ted)






