Jombang (beritajatim.com) – Meski sudah disiapi mobil, namun Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memilih berboncengan naik vespa saat tiba di Jombang Jawa Timur. Keduanya naik vespa dari Stadion Jombang menuju PPMM (Pondok Pesantren Mambaul Maarif) Denanyar Jombang, Jumat (29/9/2023).
Tentu saja, keduanya melewati jalan-jalan protokol di Kota Santri. Dari Jl Gus Dur, melewati Jl Ahmad Yani, hingga sampai di Jl KH Bisri Syansuri. Sepanjang perjalanan yang berjarak sekitar 3 kilometer, mereka menjadi pusat perhatian.
Awalnya, Bacapres-Bacawapres yang diusung koalisi perubahan ini turun dari helikopter di Stadion Merdeka Jombang sekitar pukul 14.00 WIB. Para pendukung sudah ramai di lokasi tersebut untuk menyambut kedatangan mereka.
Mobil mewah juga sudah disiapkan untuk ditumpangi keduanya. Namun begitu hendak berangkat, Muhaimin justru menanyakan kendaraan vespa. “Mana vespanya. Saya dan Mas Anies naik vespa saja,” kata Gus Muhaimin kepada pendukungnya.
Sekretaris DPC PKB Jombang Anas Burhani langsung menyerahkan kunci motor vespa miliknya. Anies berada di depan, Gus Imin dibonceng di belakang. Sepeda buatan Italy tersebut bergerak perlahan. Ratusan pendukung mengiringi di belakang.
BACA JUGA:
Anies-Muhaimin Bagikan 1.500 Pohon Sawo untuk Pendukungnya di Jombang
Saat berada di sekitar Embong Miring Jombang, Anies menghentikan laju kendaraannya. Mereka berpindah posisi. Gus Imin gantian berada di depan memegang kendali motor, sedang Anies di belakang. Gus Imin meniti jalan raya hingga sampai di lokasi Pondok Denanyar.
Di sepanjang jalan Denanyar, ratusan santri berderet di tepi jalan menyambut kedatangan Anies-Muhaimin. Santri membawa bendera kecil bergambar Bacapres-Bacawapres tersebut.
Muhaimin menjelaskan, kedatangannya ke kampung halaman untuk silaturahmi dengan kiai, bu nyai, serta gus yang ada di Jombang. Selain itu juga untuk meminta doa restu kepada sang ibu, Nyai Hj Muhassonah.
“Kami menghadiri silaturahmi dan doa bersama. Hari ini saya pamit minta doa restu kepada masyarakat Jombang, terutama di tempat kelahiran saya Desa Denanyar. Kami juga menggelar silaturahmi dengan kiai-kiai di Jawa Timur. Semuanya berkumpul di Denanyar,” ujar Muhaimin. [suf]






