Jember (beritajatim.com) – Sidang paripurna pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (25/9/2023) malam menjadi arena kampanye calon presiden berupa adu pantun.
Pantun-pantun itu dibacakan oleh sejumlah juru bicara fraksi pada akhir pembacaan pandangan umum. Juru bicara Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya Reza Fatony Amanullah menyebut burung cucak rowo untuk mengampanyekan Prabowo Subianto.
Burung Cucak Rowo Makan Padi di Kepanjen,
Ingat Ya Pak Prabowo Tahun 2024 Pasti Jadi Presiden
Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Alfan Yusfi menyebut terasi Puger untuk mengampanyekan dukungan bagi Ganjar Pranowo.
Warna Merah tanda semangat
Ke Puger Beli terasi
Kita semua dipilih rakyat
Maka, layanilah tanpa basa basi
Merdeka !!!!!
2024 sudah menanti
Memilih presiden sudahlah pasti
Program Jokowi selalu membahagiakan hati
Ganjar Pranowo pastilah jadi pengganti
Merdeka !!!!!
Beda dengan Fraksi GIB dan Fraksi PDI Perjuangan yang menyinggung cucak rowo dan terasi, juru bicara Fraksi Partai Nasional Demokrat David Handoko Seto menyinggung durian untuk mendukung Anies Baswedan.
Pantai Puger banyak nelayannya
Pergi ke mekah naik onta
Jember Punya Papuma dan banyak Panorama
wes wayae Jember dadi kota wisata
Pergi berjalan ke Sumberpinang
berhenti sebentar membelah duren
Pemilu 2024 sudah di depan
Insyaallah Anis Baswedan menjadi Presiden
Juru bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Achmad Dhafir Syah menyinggung kopi dan layang-layang untuk mendukung duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Anies dan Cak Imin main layangan
Sambil ngopi di Pantai Payangan
Jangan lupa setiap janji harus ditunaikan
Bupati DPRD rukun? Mari kita Aminkan
Sementara itu Fraksi Pandekar yang merupakan gabungan legislator Partai Amanat Nasional, Demokrat, dan Golkar tidak membacakan pantun. Begitu juga Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan. [wir]






