Jombang (beritajatim.com) – Besok malam, alun-alun Jombang akan menjadi saksi pengenalan Penjabat (Pj) Bupati Jombang yang baru. Pemerintahan Bupati Jombang sebelumnya yang dijabat oleh Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah akan berakhir pada Minggu (24/9/2023), dan inilah momen di mana sosok Pj Bupati akan diperkenalkan kepada masyarakat.
“Besok malam adalah hari terakhir saya sebagai Bupati Jombang. Kami mengundang masyarakat untuk bergabung dalam hiburan gratis di alun-alun, sekaligus untuk mengenalkan Pj Bupati Jombang yang baru. Kami mengharapkan kehadiran seluruh masyarakat,” ungkap Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Sabtu (23/9/2023).
Sosok Pj Bupati Jombang ini telah menjadi perbincangan, terutama di kalangan wartawan. “Teman-teman wartawan memiliki informasi lebih lanjut. Yang pasti, besok malam, Pj Bupati Jombang akan diperkenalkan di alun-alun Jombang,” tambah Mundjidah, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo.
Sebelumnya, Didik Chusnul Yakin, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, dalam wawancaranya dengan beritajatim.com pada Jumat (22/9/2023) malam, telah mengungkapkan bahwa kepala daerah di 13 kabupaten/kota di Jawa Timur akan mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 24-25 September 2023.
BACA JUGA:
3 Pejabat Pemprov Jatim Kandidat Pj Bupati Jombang, Salah Satunya Santri KH Mustain Romly
Kementerian Dalam Negeri telah mengumumkan secara resmi nama-nama Pj Bupati/Wali Kota yang ditunjuk dan menerima Surat Keputusan (SK). Salah satunya adalah Kabupaten Jombang, yang ditempati oleh Sugiat, Kabinda (Kepala Badan Intelijen Negara Daerah) Sulawesi Barat (Sulbar).
Menariknya, Sugiat bukanlah sosok yang asing di Jombang. Ia adalah kelahiran Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, dan telah menghabiskan masa sekolahnya di sana sebelum merantau ke Jakarta hingga menjadi anggota Badan Intelijen Negara (BIN). Sebelum ditunjuk sebagai Pj Bupati Jombang, Sugiat menjabat sebagai Kabinda Sulbar.
Dengan penunjukkan ini, enam calon yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tidak terpilih. Tiga di antaranya adalah Agus Purnomo (Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang), Andik Fadjar Tjahjono (Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur), dan Ahmad Jazuli (Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Jawa Timur).
BACA JUGA:
DPRD Jombang Usulkan Pemberhentian Bupati-Wakil Bupati
Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengusulkan tiga nama dari pejabat Pemerintah Provinsi Jatim, yaitu Yanuar Rachmadi (Kepala Biro Umum Setdaprov Jatim), Ahmad Jazuli (Asisten Administrasi Umum Pemprov Jatim), dan Andik Fadjar Tjahjono (Sekretaris DPRD Provinsi Jatim). Namun, Kemendagri memilih Sugiat sebagai Pj Bupati Jombang.
Mundjidah Wahab dan Sumrambah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023 pada Senin (24/9/2018) dalam sebuah upacara di Gedung Negara Grahadi Surabaya oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo.
Oleh karena itu, pada Minggu, 24 September 2023, masa jabatan keduanya berakhir, dan Pj Bupati Jombang akan mengisi posisi tersebut hingga Pilkada berikutnya, yang dijadwalkan pada November 2024. [suf]






