Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam bersama istri tercinta, Nayla Tamam meninggalkan rumah dinas bupati di kompleks Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Jum’at (22/9/2023).
Dalam kesempatan tersebut, bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam diantar rombongan dari perwakilan unsur Forkopimda, sejumlah pejabat dari berbagai OPD hingga masyarakat pendukung.
Rombongan bupati bergerak dari Mandhapa Aghung Ronggosukowati, menuju rumah pribadi Badrut Tamam di Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.
Hal tersebut dilakukan seiring dengan menjelang berakhirnya masa jabatan yang dijadwalkan berakhir pada 24 September 2023 lusa. Khususnya pasca memimpin kabupaten Pamekasan, selama 5 tahun terakhir.
Baca Juga: Masrukin Berpeluang Jabat sebagai Pj Bupati Pamekasan
“Pertama kami ingin menyampaikan syukur sudah mendapat kesempatan memimpin kabupaten Pamekasan, serta melakukan berbagai inovasi dengan berkolaborasi bersama sejumlah pihak,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.
Selain itu, ia juga kembali menyampaikan komitmennya untuk selalu memberikan kontribusi bagi Pamekasan, sekalipun tidak lagi menjabat sebagai bupati. Sebab ia memiliki cara tersendiri untuk bisa berkontribusi bagi daerah kelahirannya.
“Pengabdian itu bisa membawa perubahan besar, kami dan pak wabup (Raja’e dan Fattah Jasin) juga mohon maaf jika ada khilaf, baik dalam komunikasi, tindakan dan yang lainnya, terima kasih juga atas kolaborasi inovasi yang luar biasa ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Pemkab Pamekasan Target 58 Unit Wamira Mart Pada Akhir 2023
Untuk diketahui, Bupati Badrut Tamam bersama wakil bupati (Raja’e dan Fattah Jasin) setidaknya sudah merealisasikan sejumlah program pembangunan yang digagas dalam 5 Program Prioritas.
Kelima program prioritas tersebut meliputi aspek penting dalam sarana pembangunan daerah, meliputi bidang ekonomi, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan reformasi birokrasi. [pin/ted]






