Gresik (beritajatim.com) – Moda transportasi darat, bus Trans Jatim dalam waktu dekat akan menambah rutenya ke Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Terkait dengan perluasan rute tersebut, Pemkab Gresik membantu menyiapkan lahan halte sekaligus pemetaan rute Gresik- Mojokerto. Diperkirakan, moda transpotasi massal itu akan mulai beroperasi pada bulan depan.
Camat Balongpanggang, Muhammad Amri menuturkan, pihaknya diundang diskusi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov Jatim. Diskusi dalam rangka persiapan pembukaan koridor 3 jalur Gresik-Mojokerto.
“Soal tambahan koridor 3 itu sampai sekarang kami belum tahu kebijakannya seperti apa. Yang penting kami akan menyiapkan lahan untuk halte bus Trans Jatim,” tuturnya, Senin (18/09/2023).
Tahap awal, pihaknya bersama pengelola Trans Jatim telah melakukan survei lapangan sekaligus pemetaan rute. Jika sesuai rencana, halte bus Trans Jatim di Kecamatan Balongpanggang akan berada di depan Pasar Sapi Balongpanggang.
“Nantinya ada lima halte. Hal itu berdasarkan pemetaan kami. Namun, nanti menunggu bagaimana Dishub Jatim,” ujarnya.
Amri menambahkan, moda transportasi Trans Jatim ini mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat Kecamatan Balongpanggang. Juga akan mempermudah perjalanan masyarakat bahkan ke tempat wisata.
“Di Balongpanggang sebetulnya ada beberapa tempat pilihan untuk halte. Tapi, lokasi yang bisa menjadi pertemuan transportasi lain yakni di Pasar Balongpanggang. Ini karena Dishub Gresik berencana melakukan penyesuaian rute untuk angkutan,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Sopir Angkot Gresik Keluhkan Beroperasinya Bus Trans Jatim
Bila operasi secara penuh, keberadaan Trans Jatim berdampak pada eksistensi angkutan. Pasalnya, Dishub Gresik nantinya akan mengarahkan angkutan untuk mengambil atau mengantarkan penumpang Trans Jatim.
“Lokasi halte Trans Jatim di pasar ini menjadi titik pertemuannya karena pagi hingga sore banyak warga melakukan aktivitas,” tandasnya. [dny/but]






