Sampang (beritajatim.com) – Kepolisian menyelidiki penemuan mayat bayi laki-laki di kamar mandi Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn, pukul 08.00 WIB, Selasa (29/8/2023) kemarin. Polisi akan memeriksa perempuan inisial AR (19) diduga ibu dari bayi tersebut.
Pemeriksaan terhadap AR belum dilakukan lantaran yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kondisi AR masih lemah usai dikuret atau pembersihan.
“AR masih menjalankan kuret atau pembersihan, setelah kondisinya membaik baru kita periksa,” ujar Kanit IV Tipidter Sat Reskrim Polres Sampang, Ipda Muamar Amin, Kamis (31/8/2023).
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pria insial F yang diduga sebagai pacar AR. Termasuk mendalami obat jenis Mipros Misoprosl yang dikonsumsi untuk mengugurkan kandungan.
“Kita dalami juga terkait obat yang digunakan untuk mengugurkan kandungan itu berasal dari mana,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan bahwa bayi yang lahir di kamar mandi IGD RSUD tersebut hasil dari hubungan gelap. “Tunggu hasil pemeriksaan,” tandasnya.
BACA JUGA:
Pembuang Bayi di RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Terungkap
Sekadar diketahui, Humas RSUD dr Mohammad Zyn telah melaporkan adanya penemuan bayi laki-laki tidak bernyawa berada di belakang closet kamar mandi IGD. Hasil olah TKP petugas, bayi tersebut baru berusia lima bulan dan sengaja ditinggal.
Tidak hanya itu, rekaman CCTV RSUD menguatkan jika ibu dari bayi itu adalah inisial AR yang datang ke rumah sakit sekitar pukul 03.00 WIB. Dia datang dengan didampingi keluarganya guna berobat karena sakit pada bagian perut. [sar/but]






