Surabaya (beritajatim.com) – Arumi Bachsin membeberkan salah satu tempat makan favoritnya bersama sang suami, Emil Dardak. Tempat makan tersebut berama Warung Makan Sari Laut Bu Gandos.
Lokasi tempat makan ini berada di Jalan Raya Tompak Rinjing Tamperan, Bagak, Sidoharjo, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Melalui unggahannya di YouTube pada Minggu (27/8/2023), Arumi Bachsin menunjukkan pemandangan tempat makan tersebut. Dalam video tersebut, tampak pemandangan laut yang indah dan asri.
“View-nya bagus banget,” tutur Arumi.
Ada berbagai menu sea food yang disajikan di warung tersebut, seperti udang, lobster, ikan bakar, dan sebagainya.
BACA JUGA: 8 Tempat Makan Legendaris di Surabaya dengan Harga Murah Meriah
Arumi Bachsin tampak bersemangat mencoba menu sea food yang telah tersedia, terutama udang.
“Udangnya enak, masih panas,” kata Arumi.
Tak hanya itu saja, Arumi juga mencoba hidangan lainnya yang telah diletakkan di piringnya. Dia mengaku cocok dengan berbagai menu makanan itu.
“Urapnya juga enak, kayak cocok satu sama lain perpaduannya,” imbuh Arumi.
Selain makanannya, Arumi juga mengagumi suasana di Warung Makan Sari Laut Bu Gandos. Menurutnya, angin semilir yang dirasakan membuatnya merasa nyaman.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Tempat Makan Keluarga di Sidoarjo
“Anginnya enak banget kayak lagi disayang-sayang, semilir, dingin,” beber Arumi.
Setelah makan, Arumi juga memesan es kelapa muda. Minuman tersebut disajikan lengkap dengan batok kelapa muda dan airnya.
“Kelapanya aja enak, ga tau karena suasana atau karena fresh ya,” ucap Arumi.
Dalam kanal YouTube-nya, Arumi juga menanyakan tempat kencan yang cocok untuk suami istri.
“Kalian kalo nge-date sama suami ke mana? ke restoran mewah? Ah, ga main, ke Pacitan lah. Ya, kan? pinggir laut, pinggir sungai, makan lobster,” seloroh Arumi.
BACA JUGA: Rekomendasi Tempat Makan dan Rest Area Jalur Tol Trans Jawa di Jatim
Setuju dengan sang istri, Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur juga menyebutkan bahwa Pacitan merupakan salah satu tempat rekomendasi untuk liburan.
“Tapi jangan cuma semalam ya, rugi kalau semalam,” timpal Emil Dardak. (nap)






