Bojonegoro (beritajatim.com) – Kebakaran jadi musibah yang perlu diwaspadai saat kemarau seperti saat ini. Tercatat terjadi empat kebakaran di Kabupaten Bojonegoro dalam sehari.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Helmi Alifikri mengatakan saat musim kemarau, jumlah peristiwa kebakaran meningkat. Baik kebakaran bangunan maupun lahan.
“Kami melalui berbagai media terus mengingatkan agar lebih waspada akan terjadinya kebakaran saat musim kemarau,” ujarnya, Sabtu (26/8/2023).
Seperti yang terjadi kemarin, musibah kebakaran dalam sehari ada sebanyak empat kali kejadian. Tiga titik kebakaran membakar lahan yang berdekatan dengan permukiman. Kebakaran dipicu adanya pembakaran sampah yang menjalar lebih luas dan api terus membesar.
Sedangkan satu kejadian berupa kebakaran rumah. Kebakaran terjadi di Dusun Krajan RT 11 RW 04 Desa Bareng Kecamatan Sugihwaras. Akibat kebakaran tersebut, empat rumah terbakar. Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, kemarin. Kebakaran diduga berasal dari konsleting arus listrik.
BACA JUGA:
100 Hektare Lebih Lahan Hutan di Bojonegoro Terbakar
Rumah yang terbakar, milik Rismiaji (68). Bangunan rumah permanen berukuran 15 x 15 meter beserta isinya terbakar habis dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta. Rumah kedua milik Panijan (67) seluruh bangunan rumah berukuran 8 x 15 meter beserta isinya juga ludes terbakar.
Ditambah, satu unit mobil Pick Up terbakar yang terparkir di halaman rumah turut terbakar habis. Akibat kebakaran itu korban ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp250 juta.
Ketiga rumah milik Dasmi (57) bangunan rumah permanen dan semi permanen berukuran 15 x 20 meter beserta isinya terbakar 85 persen. Dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta. Serta rumah keempat milik Agus Hermawan (34) berukuran 12 x 12 meter terbakar 10 persen. Dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.
BACA JUGA:
Tiga Warga Bojonegoro Disidang Akibat Demo Tambang di Baureno
Proses pemadaman dengan mengerahkan sebanyak 19 personil serta menggunakan lima unit mobil pemadam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.53 WIB. Dari pemadaman tersebut, sedikitnya dua bangunan rumah yang berdekatan dengan tempat kejadian kebakaran berhasil diselamatkan.
Dalam proses pemadaman petugas sempat mengalami kendala seperti terhambat kereta api yang sedang melintas, jalan tercepat menuju tempat kejadian kebakaran tidak dapat dilalui karena sedang ada pembangunan jalan dan jembatan.
Serta jalan menuju lokasi kebakaran yang dapat dilalui sempit, bergelombang serta banyak kabel lampu penerangan jalan yang melintang rendah diatas jalan. [lus/beq]






