Gresik (beritajatim.com) – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus melakukan pembangunan proyek smelter di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate, atau JIIPE.
Komitmen perusahaan smelter terbesar dunia itu, diapresiasi pemerintah daerah dengan memberi penghargaan ‘Investmen Award’ melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Sebelumnya, perusahan smelter itu telah merealisasikan investasinya sebesar Rp 6,8 triliun di tahun 2021. Di tahun 2022 PTFI kembali merealisasikan investasinya Rp 18 triliun.
Marketing Manager PTFI Erika Silva menuturkan, investment award ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus menyelesaikan target pembangunan smelter hingga tahun 2024.
“Peluang terbesar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi salah satunya adalah melalui investasi. Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik terhadap PTFI,” tuturnya, Jumat (25/08/2023).
Ia menambahkan, sebagai bagian dari pelaku usaha di Greskk. Pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan nilai tambah dari kehadiran investasinya, dan mengelola kegiatan operasinya sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.
“Kami berharap melalui investasi ini dapat berkontribusi memberikan dampak positif untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Baca Juga: Freeport Indonesia Rekrut 203 Karyawan Asal Gresik
Sementara, Wabup Gresik Aminatun Habibah menyatakan penghargaan ini untuk mendorong perusahaan melakukan inovasi dan investasi guna meningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami terus mendorong investasi PTFI dengan memberi kemudahan perizinan untuk membantu meningkatkan pertumbuhan sosial dan ekonomi di Kabupaten Gresik,” pungkas wakil bupati perempuan itu. (dny/ted)






