Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan fokus Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023. Perubahan akan difokuskan pada perekonomian dan pengentasan kemiskinan.
Hal itu disampaikan Bupati Yuhronur usai menyampaikan nota keuangan rancangan perubahan APBD Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2023
Selain itu, menurut Yuhronur, di dalam perubahan APBD 2023 itu juga terdapat fokus pada bidang infrastruktur atau penuntasan program Jamula (Jalan Mulus Lamongan) melalui pembangunan jalan kabupaten, jalan poros strategis dan jalan polos desa.
Bahkan, demi meningkatkan mobilitas aktifitas sosial maupun ekonomi menuju percepatan pertumbuhan perekonomian, pemeliharaan PJU dan rambu lalu lintas terus dilakukan
Kemudian, pemeliharaan infrastruktur berupa pengalokasikan normalisasi sungai, waduk, pemeliharaan pintu air dan sluish juga digalakkan dalam rangka memenuhi kebutuhan air baku serta mencegah banjir.
“Perubahan APBD merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan perekonomian, mengurangi kemiskinan dan menambah lapangan pekerjaan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya, ditulis Selasa (22/8/2023).
“Kesejahteraan dapat dimulai dengan pemaksimalan bidang insfratruktur hingga bidang kesehatan,” tambah orang nomor satu di Lamongan tersebut.
Lebih lanjut, Yuhronur menyebutkan tentang fokus Lamongan pada bidang kesehatan yang menjadi prioritas APBD 2023. Hal itu dilandasi oleh kebutuhan untuk mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat sehingga mampu menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang cepat.
Adapun inovasi bidang kesehatan itu antara lain program rawat inap gratis, pembangunan dan rehabilitasi beberapa puskesmas, pembangunan rumah sakit di Kecamatan Brondong dan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
“Ternasuk pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu serta upaya dalam mengakomodir kebutuhan biaya premi asuransi kesehatan bagi Ketua RT dan RW,” bebernya.
BACA JUGA:
Tingkatkan SDM, Lamongan Launching Program Beasiswa Lagi
Sementara kesejahteraan di bidang pertanian dan perikanan, sambung Yuhronur, Pemkab Lamongan bakal memberikan dukungan melalui fasilitasi alat dan mesin pertanian, peningkatan jalan usaha tani, jaringan irigasi tingkat usaha tani, jaringan irigasi, penyediaan pupuk dan pemberian subsidi pupuk serta asuransi kepada petani dan nelayan.
Ditegaskan oleh Yuhronur, hal yang menjadi dasar pertimbangan adanya perubahan APBD 2023 ini adalah penyesuaian ketetapan definitif dana transfer kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Lalu hasil evaluasi terhadap realisasi anggaran yang telah berjalan kurang lebih 1 semester, serta penyesuaian dan penggunaan kembali sisa lebih perhitungan APBD tahun lalu.
BACA JUGA:
Kecelakaan Tragis Lamongan, Pengendara Motor Meninggal Seketika
“Dalam rancangan perubahan APBD 2023, pendapatan daerah akan ditargetkan sebesar Rp 3 triliun 475 miliar 883 juta 999 ribu. Sehingga mengalami peningkatan sebesar 7,42 persen dari sebelum perubahan,” tandas Yuhronur.
“Sedangkan anggaran belanja daerah direncanakan mencapai Rp 3 triliun 492 miliar 251 juta 335 ribu 96 rupiah atau mengalami peningkatan sebesar 9,77 persen,” tutupnya. [riq/but]







