Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) mengadakan tasyakuran dan culture performance untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan RI. Acara ini sebagai bentuk syukur pada anugerah kemerdekaan dan berbagai capaian yang diraih FEB Unisma.
Tasyakuran dilakukan dengan tradisi potong tumpeng oleh Dekan FEB Unisma kepada dosen senior. Selain itu, dosen, karyawan dan mahasiswa menampilkan culture performance dengan peragaan busana daerah, tarian daerah, dan nyanyiaan lagu perjuangan usai Upacara Bendera.
Dekan FEB Unisma, Nur Diana S.E M.Si., menerangkan bahwa sivitas akademika mengadakan syukuran dengan potong tumpeng yang memiliki makna serta filosofi mendalam untuk manusia bersyukur kepada Allah SWT.
Kota Malang mengenal istilah “barikan” yang juga bentuk rasa syukur dengan potong tumpeng. Barikan menjadi bentuk syukur dari masyarakat Malang untuk HUT ke-78 Kemerdekaan RI.
BACA JUGA:
FEB Unisma Sambut Studi Banding dari Tax Center FEB UM
Acara ini dihadiri seluruh dosen,karyawan dan unit aktivitas mahasiswa FEB Unisma, turut hadir memeriahkan acara. Perayaan dan syukuran Hari Ulang Tahun ke-78 ini ingin menunjukkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan.

“Momen peringatan ini jadi wahana untuk merenung, melakukan refleksi dan introspeksi. Kontribusi apa yang telah kita sumbangkan untuk mengisi kemerdekaan khususnya untuk institusi kita yakni FEB UNISMA tercinta,” kata Diana.
Diana percaya semua komponen civitas akademika FEB Unisma sudah bekerja keras sesuai bidang masing-masing, untuk berkontribusi bagi kemajuan Lembaga dan negara. Namun, dengan semangat ‘Melaju Terus Untuk Indonesia Maju’ sebagaimana tema dalam HUT ke 78, semua komponen harus senantiasa berkomitmen tinggi untuk kerja lebih keras lagi untuk mencapai impian sebagai World Class University guna mendukung posisi Unisma.
BACA JUGA:
FEB Unisma Sukses Jadi Tuan Rumah International Conference KRA X 2023
Kemudian, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Dekan FEB Unisma yang diserahkan kepada seluruh dosen senior FEB Unisma, yaitu Prof. Dr A Jusuf Imam Sujai, Prof Dr, Nurhajati SE, MS, Associated Prof. Hj. Maslichah SE, MSi, Akt, CA dan H. Noorshodiq Askandar SE, MM.
Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan oleh Dekan kepada Alfiyan Budi Primanto SAB, MBA, CPM, dosen yang mampu membuat terobosan inovatif dengan menciptakan prototype aplikasi berbasis Artificial Intelligence untuk mendeteksi dini mental health di kalangan mahasiswa. [dan/beq]






