Pasuruan (beritajatim.com) – Warga di lingkungan Jogonalan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menggelar upacara bendera untuk memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia. Mereka serentak mengikuti kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih di lingkungan RW 03.
Tak hanya sekedar mengikuti upacara, warga juga turut menghias diri dengan pakaian adat. Bahkan ada salah satu warga yang menggunakan baju dengan bahan koran bekas. Warga tersebut bernama Nanda.
“Ini buatnya semalam suntuk, sistem kebut semalam dan hanya dikerjakan dua orang. Sama kakak saya. Kira-kira habisnya sekitar satu kilogram koran bekas. Saya terinspirasi dari sosial media dan ingin membuat hal yang beda dalam upacara,” kata Nanda.
Di lain tempat, Ketua RW 03 lingkungan Jogonalan, Azis Munaji mengatakan bahwa dalam upacara ini diikuti oleh puluhan warga yang terdiri dari empat RT di lingkungan di RW 03.
BACA JUGA:
Ratusan Warga Kepanjen Malang Upacara Kemerdekaan di Tengah Kampung
Azis juga menjelaskan bahwa dengan digelarnya upacara ini agar masyarakat tak melupakan sejarah. Tak hanya itu, dalam sambutannya Azis menegaskan bahwa sebagai Ketua Rukun Tetangga harus benar-benar baik kepada masyarakat.
“Kita memanfaatkan kegiatan ini untuk melakukan silahturahmi antar warga. Sehingga diharap nantinya warga akan bisa menghargai satu sama lain dan tidak ada sifat iri dengki,” kata Azis.

Sedangkan dikawasan alun-alun Kota Pasuruan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) melakukan aneka perlombaan. Lomba yang diadakan ini guna saling menumbuhkan rasa kekompakan antar pedagang.
Menurut Ketua Paguyuban PKL Alun-alun sisi utara, Muhammad Rifai, lomba tersebut diikuti sekitar 47 pedagang. Ada banyak perlombaan yang digelar. Di antaranya lomba lari dengan tempeh di atas kepala, lomba kempit terong, dan juga lomba kelereng.
“Kegiatan ini dilakukan guna memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. Kami juga banyak menyiapkan hadiah mulai dari kipas angin, termos air, serta termos nasi,” jelasnya. [ada/suf]






