Malang (beritajatim.com) – Di tengah adanya perkembangan dan kemajuan zaman, banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan promosi di media sosial.
Jika sebelumnya, masif menggunakan blog, saat ini sudah banyak konten kreator bermunculan. Mereka kerap membuat konten yang umumnya menggunakan video atau memanfaatkan fasilitas live.
Meski demikian, blogger sampai saat ini masih eksis. Salah satunya yakni Komunitas Blogger Jember. Perkumpulan blogger tersebut berdiri sejak tahun 2017, yang diawali oleh Prita HW.
“Saat itu, saya 14 tahun bekerja di kawasan Jabodetabek. Disana, sering bertemu dengan sesama blogger. Kemudian, mau pindah ke kampung halaman, ada kekhawatiran kalau tidak ada yang menggunakan jasa saya sebagai blogger,” terang perempuan asal Jember ini.
Sejak saat itu, Prita kemudian mencoba untuk membuat wadah sebagai tempat berkumpulnya para blogger di Jember. Tujuannya, agar banyak orang aware bahwa ada komunitas blogger disana. Saat itu, baru ada sekitar 7 sampai 10 orang saja yang ikut berkumpul.
“Setelah mencoba kumpul, ada beberapa blogger yang tergabung, kebanyakan menulis mengenai daerah Jember. Setelah berkumpul, banyak brand besar masuk untuk review melalui blog kami. Misalnya, cafe baru,” papar Prita.

Kemudian, sederet blogger Jember merasa ‘ketagihan’ untuk kembali berkumpul. Akhirnya, Prita berinisiatif untuk melakukan pertemuan setidaknya satu bulan sekali.
“Disini, kami kemudian memberikan edukasi. Mulai dari menyusun bagaimana branding di media sosial, meningkatkan rasa percaya diri dan memberikan kesempatan mereka-mereka yang ingin tampil di forum dan menerbitkan hasil karyanya,” ujar perempuan berkacamata ini.
Tak hanya itu, komunitas blogger Jember juga rajin menawarkan jasa kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun usaha baru yang ada di Jember.
“Kami juga terus berupaya untuk menggali kompetensi blogger yang ada dalam komunitas. Setiap satu bulan, anggota komunitas wajib setor satu blog post,” imbuh dia.
[berita-terkait number=”3″ tag=”komunitas-startup-ngalup”]
Meski demikian, komunitas yang saat ini sudah memiliki anggota sekitar 30 orang tersebut berupaya untuk beradaptasi dengan perkembangan media sosial.
“Saat ini, sebagai blogger harus bisa mengemas konten. Kami tetap mengikuti perkembangan zaman dan mengikuti polanya. Mungkin hanya spill sedikit di kontan, kemudian diarahkan untuk membaca ulasan lengkap melalui blog kami yang sudah tertera pada link,” sambung dia.
Ke depan, dia berharap, lebih banyak lagi blogger yang aktif mengikuti kegiatan yang diadakan.
“Selain itu, kami juga berharap, bisa banyak bonding dengan teman-teman member. Kemudian, menjalin kerjasama dengan partner lebih banyak lagi,” pungkas Prita.
“Bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai member dan berdomisili di Jember, bisa ke FB Group : Blogger Jember Sueger, dan Instagram : @bloggerjember,” tandas dia. (ted)






