Jakarta (beritajatim.com) – Direktorat Jenderal Imigrasi di bawah Kementerian Hukum dan HAM RI mengumumkan perolehan Sertifikat ISO/IEC 27001, standar terkemuka dunia dalam Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS).
Disampaikan dalam keterangannya, Selasa (8/8/2023), pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan data dan perlindungan informasi pribadi.
Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, menegaskan bahwa perlindungan data pribadi telah menjadi fokus utama dan akan diterapkan secara konsisten oleh seluruh anggota tim keimigrasian.
“Saya dengan penuh dukungan menyambut sertifikasi ISO/IEC 27001 ini sebagai langkah positif dalam pengelolaan di Direktorat Jenderal Imigrasi. Selanjutnya, ini menjadi kebiasaan yang sangat penting untuk diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari agar selaras dengan standar ISO yang telah kami capai,” ungkap Silmy.
Dirjen Imigrasi menambahkan bahwa dia merasa bersyukur dan bangga atas prestasi ini. Ia berharap bahwa penerapan standar ISO/IEC 27001 dapat diperluas ke aplikasi lain yang ada. “Dan tentunya, kami akan menjalankannya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” tambahnya.
BACA JUGA:
Awas Identitas Rawan Bocor! 9 Informasi Penting yang Diincar Para Hacker, Pastikan Datamu Aman
ISO/IEC 27001 menguraikan persyaratan yang harus dipenuhi oleh berbagai sektor untuk membangun, menerapkan, menjaga, dan terus meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi.
Organisasi yang memenuhi standar ISO/IEC 27001 telah mengadopsi sistem untuk mengelola risiko yang terkait dengan keamanan data yang mereka kelola. Sistem ini juga menerapkan praktik terbaik dan prinsip-prinsip yang telah diakui dalam standar internasional ini.
Sebelumnya, perhatian media sempat tertuju pada isu potensialnya kebocoran data paspor. Terkait hal ini, Ditjen Imigrasi telah bekerja sama dengan Kementerian Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara, dan hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada data biometrik yang bocor.
Sambil menjalankan langkah-langkah tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi secara bersamaan meningkatkan sistem keamanan hingga memenuhi standar ISO/IEC 27001, sebagai bentuk komitmen konkret dalam menjaga keamanan dan integritas data. (hdl/ted)






