Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, mulai mendistribusikan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di wilayah setempat.
Proses distribusi air bersih tersebut mulai dilakukan sejak sepekan terakhir, yakni Selasa (1/8/2023) lalu. Sekaligus sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan.
“Pendistribusian air bersih kita kirim ke 321 dusun, 77 desa di 11 kecamatan berbeda di Pamekasan,” kata Sekretaris BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, Selasa (8/8/2023).
Baca Juga: DPRD Pamekasan Usulkan Tiga Nama Kandidat Pj Bupati
Hanya saja proses distribusi air bersih tersebut dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, seiring dengan minimnya sarana armada pengangkut air menuju ratusan titik kekeringan.
“Untuk proses pengiriman air bersih ini kita menggunakan 8 armada tangki air, meliputi 4 tangki milik BPBD, serta 4 tangki air lainnya milik PDAM,” ungkap Pak Dhofir.
Seiring dengan minimnya armada tangki pengangkut air, pihaknya juga menyampaikan jika nantinya akan mendapat bantuan armada dari BPBD Provinsi Jawa Timur. “Mungkin nanti juga dibantu oleh BPBD Jatim,” imbuhnya.
“Untuk deadline pengiriman air bersih ini, nanti kita akan kembali melakukan koordinasi dengan BMKG seiring dengan status musim kemarau tahun ini. Puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga Oktober 2023,” pungkasnya. [pin/ian]






