Madiun (beritajatim.com) – Polres Madiun Kota dan Kabupaten, Ngawi, serta Magetan mengirim bantuan air untuk daerah rawan kesulitan air. Penyaluran bantuan air bersih itu dilaksanakan serentak bersama Polres di wilayah Jawa Timur pada Kamis (3/8/2023).
Total bantuan air yang disalurkan mencapai 385.000 liter. Untuk Polres Madiun Kota menyalurkan 160.000 liter, Polres Madiun menyalurkan 100.000 liter, Polres Ngawi menyalurkan 100.000 liter, dan Polres Magetan 25.000 liter.
Kabag Sumda Polres Madiun Kota Kompol Agung mengatakan bantuan air disalurkan ke warga Desa Kanung Kecamatan Sawahan melibatkan 20 armada truk tangki air dengan debit air per tangki sebanyak 8000 liter air.
BACA JUGA:
Musim Kemarau, Dua Desa di Jombang Rentan Kekeringan
“Polres Madiun Kota menyalurkan air bersih kepada warga masyarakat dengan melibatkan 20 armada truk tangki dengan isi masing masing tangki sebanyak 8000 liter air bersih dan pembagian sembako. Untuk sembakonya berjumlah 250 paket dan dibagi kepada warga Desa Kanung Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun. Untuk penyaluran air bersih dibagi menjadi lima titik masing-masing 4 tangki air,” kata Agung.
Warsi,seorang nenek salah satu warga Desa Kanung Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun mengucapkan terima kasih kepada Polres Madiun Kota atas pembagian air bersih dan pemberian sembako ini.
“Kepada Bapak Polisi Madiun saya mengucapkan terima kasih atas pemberian air bersih dan sembako,tadi saya juga dibantu untuk mengangkat galon air bersih dan diantar sampai rumah,” kata Warsi.
Kemudian, Polres Madiun mendistribusikan air di Desa Batok dan Desa Tawangrejo, Kec Gemarang. Upaya ini dilakukan untuk membantu masyarakat di daerah rawan kekeringan untuk mencukupi kebutuhan air bersih.
BACA JUGA:
Atasi Kekeringan, Polres Malang Salurkan Air Bersih
Kapolres menyampaikan bantuan air bersih yang diberikar sebanyak 20 truk tangki masing-masing satu tangki dengar kapasitas 5.000 liter air bersih untuk dibagikan kepada warga di kecamatan yang mengalami kekeringan.
“Air bersih adalah kebutuhan pokok setiap orang, maka dari itu Polres Madiun berkomitmen untuk sebisa mungkin membantu masyarakat yang memang kekurangan air bersih, diharapkan air yang kita bagikan bisa membantu warga dalam menghadapi kekeringan, setidaknya dalam jangka pendek,” ungkap Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo.
Pembagian air bersih ini tidak hanya dilakukan kali ini saja. Namun, pihaknya akan melihat situasi dan kondisi masyarakat di daerah yang rawan kekeringan. Jika kemarau masih panjang, pihaknya secara bertahap membagikan air bersih di daerah yang membutuhkan bantuan air bersih.
BACA JUGA:
BPBD Gresik Siaga Antisipasi Kekeringan Dampak El Nino
Kemudian, untuk Polres Ngawi, bantuan air bersih disalurkan di tiga Kecamatan yakni Pitu, Ngawi kota dan Kasreman. Dengan masing-masing 5 truk tangki yakni di Dusun Ngrowo Desa Cantel Kecamatan Pitu, Dusun/Desa Kerek Kecamatan Ngawi, Dusun Tambakselo Desa Banyurip Kecamatan Ngawi, Dusun Grenjeng Desa Gunungsari Kecamatan Kasreman.
“Ada 20 truk tangki yang mendistribusikan ke 3 Kecamatan dengan 4 dusun yang mengalami kekeringan. Masing-masing truk tangki berisi lima ribu liter,” kata Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono.
Sementara, untuk wilayah Magetan mengirim bantuan air untuk warga Desa Tamanarum Kecamatan Parang dan Desa Lembeyan Wetan Kecamatan Lembeyan. Dua wilayah itu dianggap berpotensi kekeringan.
Pun, semua itu merupakan peringata 28 tahun pengabdian Akpol Angkatan 1995 PATRIATAMA, yang dilaksanakan serentak oleh Polres jajaran Polda Jatim dan diberangkatkan melalui zoom oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto. [fiq/suf]






