Surabaya (beritajatim.com) – Tidak berhubungan seksual dalam waktu yang cukup lama dapat memberikan berbagai dampak pada kesehatan dan kesejahteraan pasangan suami istri (Pasutri).
Berdasarkan data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, beberapa dari dampak negatif yang akan terjadi tersebut meliputi:
Gangguan kualitas tidur
Ketika seseorang tidak berhubungan seks dalam waktu lama, hormon serotonin yang biasanya dilepaskan selama berhubungan seks tidak terstimulasi dengan baik. Akibatnya, dorongan untuk tidur bisa terganggu, dan kualitas tidur menjadi menurun.
Baca Juga: Tak Biasa, Satpol PP Ponorogo Bantu Pemuda yang Kemaluannya Terjepit Resleting Celana
Menurunnya sistem imun
Berhubungan seks memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah meningkatkan sistem imun tubuh. Jika seseorang biasanya rutin berhubungan seks namun kemudian tidak melakukannya dalam waktu lama, dapat menyebabkan penurunan sistem imun, yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik.
Peningkatan stres
Ketika kebutuhan biologis untuk berhubungan seks tidak terpenuhi, ini dapat memicu rasa stres. Berhubungan seksual merupakan salah satu cara untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Jika seseorang absen dari aktivitas ini terlalu lama, ia mungkin lebih mudah merasa stres dan kesulitan mengatasi perasaan tersebut.
Dampak pada area vagina bagi wanita
Lama tidak berhubungan seks juga dapat berdampak pada area vagina wanita. Aliran darah ke vagina biasanya meningkat selama berhubungan seks, tetapi ketika tidak ada stimulasi yang cukup, aliran darah tersebut tidak terjadi secara optimal. Hal ini dapat menyebabkan jaringan vagina menjadi tipis dan kering, serta menyebabkan masalah lubrikasi.
Baca Juga: Merasa Dikudeta, Pokdarwis Kampung Purba Lapor DPRD Jember
Meskipun berhubungan seks memiliki manfaat bagi kesehatan dan keharmonisan hubungan, setiap pasangan memiliki dinamika yang berbeda dan mungkin memiliki alasan tertentu untuk tidak berhubungan seks dalam jangka waktu tertentu.
Penting untuk berkomunikasi secara terbuka dan saling memahami kebutuhan dan perasaan masing-masing untuk membangun hubungan yang sehat dan bahagia. Jika ada masalah kesehatan atau kekhawatiran lain terkait kehidupan seksual, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis atau ahli terkait. (fyi/ian)






