Bojonegoro (beritajatim.com) – Karang Taruna Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro menggelar festival layang-layang. Gelaran festival layang-layang itu untuk menyambut perayaan kemerdekaan RI dan sebagai wujud pelestarian budaya.
“Tema Semarak Kemerdekaan. Kegiatan itu digelar untuk menyambut perayaan kemerdekaan RI serta melestarikan budaya lokal masyarakat,” ujar Ketua Panitia Kegiatan Festival Layang-layang, Rozik, Senin (31/07/2023).
Gelaran festival layang-layang itu dilakukan pada Sabtu (30/07/2023) sore. Dalam kegiatan itu diikuti sebanyak 119 peserta. Mereka secara bersamaan menerbangkan layang-layang. Ratusan layang-layang itu menghiasi langit biru desa setempat.
Ratusan peserta yang mengikuti festival layang-layang itu tidak hanya diikuti warga Desa Banjarsari, tetapi juga banyak dari daerah luar. Seperti diantaranya dari komunitas pasukan langit dari Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.
“Sebagian besar peserta ini menerbangkan layang-layang model sowangan dan naga. Para peserta baik tamu dari luar kecamatan maupun kabupaten menerbangkan layang-layang secara bersamaan,” pungkasnya.
BACA JUGA:
Sandur Bojonegoro, Hiburan yang Hidupkan Ekonomi Kerakyatan
Untuk diketahui, kegiatan tersebut menarik banyak masyarakat untuk menyaksikan keindahan layang-layang yang diterbangkan. Saat musim kemarau, setiap tahun karang taruna Desa Banjarsari selalu membuat festival layang-layang untuk menghidupkan ekonomi masyarakat. [lus/but]






