Surabaya (beritajatim.com) – Lima anak disabilitas tunjukkan bakatnya dalam acara pameran foto sekaligus bedah buku ‘Tutur Mata’, di Basement Alun-alun Surabaya, Jumat (28/7/2023).
Mereka adalah Kiking, Mukidi, dan Tina, yang menyandang bisu-tuli. Sedangkan Omay merupakan anak down syndrome dan disusul Jacky, si junior yang dapat mengikuti ritme pemotretan teman-temannya.
Adapun 30 karya yang dipamerkan di Alun-alun Surabaya, semuanya merupakan karya kelima anak istimewa tersebut. Meski di tengah keterbatasan fisik, tapi karya mereka terasa begitu mendalam. Seperti yang diungkapkan oleh founder disabilitas Berkarya, Leo Arif Budiman.
“Di sini mereka menceritakan berbagai hal di masa lalunya. Dapat dilihat, karya-karya mereka tampak begitu mendalam kan?” ujar Leo, saat ditemui di acara pameran tersebut, Jumat (28/7/2023).
Baca Juga: Fachruddin Aryanto Kembali Bersama Madura United untuk Hadapi Barito Putera
Leo juga menjelaskan terkait diadakannya acara ini. Selain bentuk apresiasi di Hari Anak Nasional. Acara ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat, motivasi, dan kreativitas anak-anak disabilitas.
Salah satu fotografer disabilitas, Omay, pun menunjukkan pada awak beritajatim.com tiga karyanya yang terpampang di pameran ‘Tutur Mata’. Dalam pengakuannya, ia memang lebih suka memotret tumbuhan, seperti foto yang ia beri judul “Alur Kehidupan” dan “Rindu Ibu”.

Selain itu, satu lainnya merupakan potret bangunan Balai Pemuda Surabaya yang ia beri judul “Ruang Rindu”. Menurutnya, penamaan-penamaan tersebut berkaitan dengan apa yang sedang ia rasakan.
Baca Juga: Ketua Dewan Cabang PSHT Surabaya Larang Konvoi dan Arak-Arakan
Perlu diketahui bahwa tak hanya hasil jepretan Omay, melainkan semua foto dalam pameran ini telah melalui proses kurasi oleh editor foto “Tutur Mata”, Mamuk Ismuntoro. Adapun 300-an foto yang dikumpulkan, hanya foto-foto dari kelima anak ini yang lolos kurasi.
Selain terpampang di acara pameran, karya mereka juga bisa dinikmati oleh masyarakat umum melalui buku yang berjudul sama, yakni “Tutur Mata”. Buku ini pun berisi kumpulan karya foto mereka.
Jika penasaran dengan karya lima anak disabilitas ini, kamu masih bisa mengunjungi Basement Alun-alun Surabaya, pada tanggal 27 Juli-1 Agustus 2023. (fyi/ian)






