Jombang (beritajatim.com) – PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Parluh 2016 telah resmi mengesahkan sekitar 183 warga baru yang berasal dari 14 ranting atau kecamatan di Kabupaten Jombang.
Acara pengesahan tersebut berlangsung di padepokan PSHT Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan/Kabupaten Jombang pada Kamis (27/7/2023) malam. Ratusan personel Polres Jombang berjaga secara maksimal untuk memastikan kelancaran acara tersebut.
“Dalam menjaga kelancaran acara, kami bekerja sama secara maksimal dengan pihak kepolisian. Satuan pengamanan khusus kami, Kobra (Komunitas Belanegara), turut berkontribusi,” ujar perwakilan PSHT Parluh 2016, Dwi Efyanto, saat acara Jumat Curhat di Ruang Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang, pada Jumat (28/7/2023).
BACA JUGA:
Polres Jombang Tangkap 8 Pesilat Mabuk Lantaran Aniaya Warga
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres Jombang, Kompol Hari Kurniawan, Kabagops Kompol Purwo Atmojo, dan sejumlah pejabat utama Polres Jombang.
Wakapolres Jombang, Kompol Hari Kurniawan, mendengarkan masukan dari PSHT terkait kendala yang dihadapi beberapa warga yang mengabaikan arahan pimpinan/pengurus. “Melalui Jumat Curhat ini, diharapkan terwujudnya kekompakan dan soliditas. Semua kelompok perguruan silat diberi perhatian tanpa kecuali,” kata Kompol Hari Kurniawan.
Kapolres Jombang, AKBP Eko Bagus Riyadi, juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya anggota perguruan silat, untuk menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polres Jombang.
“Kepada pengurus, kami mengingatkan untuk menyebarkan imbauan menjaga kamtibmas dengan massif kepada seluruh anggota perguruan silat. Mari kita jaga Jombang ini agar tetap aman, tenteram, dan kondusif,” tutupnya. [suf]






