Surabaya (beritajatim.com) – Pernah menjadi anggota Kopassus, tak membuat Sersan Dua (Serda) Ribut Juprianto canggung menjadi Babinsa. Dengan program merawat 55 ODGJ di desa Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur, ia berhasil menyabet juara 1 Babinsa Award 2023 kategori Kesehatan.
Dihubungi beritajatim.com, Serda Ribut Juprianto mengatakan jika ia telah mengabdi selama 24 tahun di Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Ia kemudian meminta kesatuannya untuk pindah ke Koramil 0807/02 Boyolangu, Tulungagung karena ingin dekat dengan keluarganya.
Dalam tahun pertamanya menjadi Babinsa, ia melihat kondisi desa Sobontoro banyak warga miskin. Selain itu, puluhan warganya menderita gangguan jiwa. Warga yang menderita gangguan jiwa itu kerap marah dan mencelakakan warga desa lainnya.
“Saat mengetahui banyaknya orang dengan gangguannya jiwa (ODGJ) saya merasa terpanggil untuk membantunya,” ujar Ribut Juprianto, Kamis (27/07/2023).
Baca Juga: Pangdam V Brawijaya Jadikan Babinsa Agen Penangkal Hoaks
Ilmu yang didapat dari Kopassus ternyata berguna ketika ia menjalankan tugasnya sebagai Babinsa. Suatu ketika, ada salah satu warga ODGJ yang marah sambil membawa parang. Ia pun langsung mengamankan ODGJ yang sudah mengamuk itu dengan bekal latihan di Kopassus. Semenjak itu, ia sering dilapori ketika ada ODGJ yang mengamuk.
“Sekarang tinggal 31 orang ODGJ. Kemarin baru saja menikah 2 orang mas,” imbuh Ribut.
Ribut bercerita bahwa mayoritas ODGJ di tempatnya karena korban PHK. Banyak yang stress karena tidak bisa bekerja dan menghasilkan. Selain itu, patah hati ditinggal kekasih juga menjadi faktor banyaknya ODGJ yang dirawat oleh Ribut.
Dalam menghadapi ODGJ, menurut Ribut diperlukan ketelatenan. Ia sering merogoh kocek pribadinya untuk memenuhi keinginan para ODGJ agar tidak mengamuk. Ia juga sering menghabiskan waktunya berjam-jam untuk mengobrol dengan orang ODGJ walaupun pembicaraannya tidak nyambung.
“Untuk sekarang pengobatan dan vaksin sudah dibantu sama desa dan dinas sosial,” tutur Ribut.
Baca Juga: Babinsa Pakisaji Malang Rawat 162 Anak Disabilitas hingga bisa Wiraswasta
Kedepannya, Ribut berharap ada tempat yang bisa digunakan untuk merawat para ODGJnya. Karena, selama 3 tahun ini ia merawat secara berkeliling ke rumah-rumah pasien dengan sepeda motor dinasnya. Ia juga berpesan jika ODGJ juga manusia yang punya perasaan.
“Mereka bisa tahu kok orang yang baik dan peduli terhadap mereka jadi jangan ragu-ragu. Mereka hanya butuh perhatian,” pungkas Ribut.
Dengan kemenangan menjadi nomor 1 di Babinsa Award 2023 di kategori Peduli Kesehatan, Ribut berhak mendapatkan sepeda motor listrik dan sertifikat penghargaan. Perlu diketahui, Babinsa Award 2023 adalah penghargaan khusus yang diberikan oleh Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf kepada para Babinsa di Jawa Timur yang berprestasi dan berdedikasi kepada masyarakat. (ang/ted)






