Blitar (beritajatim.com) – Polres Blitar bersama instansi terkait bakal mengawal pengesahan warga baru perguruan silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) dan PSHW (Persaudaraan Setia Hati Winongo) di Kabupaten Blitar. Agenda tersebut berlangsung di Padepokan Kanigoro Blitar.
Kapolres Blitar, AKBP Anhar Arlia Rangkuti dalam rapat koordinasi dan deklarasi damai PSHT dan PSHW menyebut ada 1.000 personel yang dikerahkan. ribuan personil tersebut akan diterjunkan di sejumlah titik di area pengesahan warga baru PSHT dan PSHW.
Langkah ini ditempuh Polres Blitar demi menjaga kondusifitas lingkungan saat pengesahan warga baru PSHT dan PSHW pada tanggal 23 Juli 2023 mendatang.
“Kegiatan tahunan ini tentu akan kami kelola akan kami persiapkan dengan sebaik-baiknya dan kami tidak ingin terulang pengalaman sebelumnya kami sudah persiapkan seribu personil,” kata Anhar, Selasa (18/7/2023).
Polres Blitar juga akan berkoordinasi dengan Polda Jatim serta Yonif 511 untuk proses pengamanan kegiatan pengesahan warga baru PSHT dan PSHW di pendopo Kanigoro. Polres Blitar tidak ingin terjadi keributan atau konflik saat berangkat atau pulang dari acara pengesahan warga baru PSHT dan PSHW.
BACA JUGA:
Oknum Anggota Perguruan Silat di Blitar Keroyok Warga
Dalam proses pengamanan, Polres Blitar telah membagi menjadi 3 zona yakni zona merah, kuning serta hijau. Untuk yang zona merah dan kuning nantinya pengamanan akan dilakukan di 16 titik di sekitar lokasi acara pengesahan warga baru PSHT dan PSHW.
Sementara untuk zona hijau kegiatan pengamanan akan dilakukan dengan sistem patroli. Total pasukan yang akan melakukan di semua zona tersebut adalah seribu personil.
“Kami bagi 3 kriteria yakni jalur merah kuning dan hijau untuk jalur merah dan kuning ada 16 titik pengamanan,” imbuhnya.
Sementara itu Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Blitar terus melakukan koordinasi dengan kepolisian, kodim dan lainnya agar pelaksanaan pengesahan warga baru ini berjalan aman tanpa ada kasus kerusuhan atau konflik lainnya.
BACA JUGA:
PSHT Cabang Blitar Masih Tunggu Keputusan IPSI Terkait Pembongkaran Tugu Silat
Komunikasi terus dilakukan baik dengan perguruan silat maupun forkopimda agar tidak ada lagi ketakutan dari masyarakat saat kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat.
“Dalam rakor dan deklarasi dama ini dua polres meliputi Polres Blitar dan Polres Blitar Kota dan juga kodim memastikan kesiapan personil untuk pengamanan kegiatan pengesahan warga baru PSHT dijadwalkan pada Minggu 23 juli mendatang,” ucap Mak Rini.
Kegiatan pengesahan warga baru PSHT dan PSHW ini berlangsung di dua titik di titik padepokan Kanigoro Kabupaten Blitar dan kota di Gedung Serbaguna Kota Blitar. [owi/beq]






