Ponorogo (beritajatim.com) – Upaya untuk menghilangkan balap liar, terus dilakukan oleh Polres Ponorogo. Salah satu yang dilakukan dengan merangkul pecinta drag dan road race di Bumi Reog. Para pecinta drag dan road race ini, bakal diberi wadah, dengan kegiatan latihan bersama (latber). Dengan begitu, diharapkan kegiatan otomotif ini positif dan tidak lagi mengganggu masyarakat. Sebab, balap liar sudah ditiadakan dengan adanya latber tersebut.
“Latber drag race ini menindak lanjuti dari Kapolres Ponorogo. Sebelumnya, kapolres sudah mengumpulkan komunitas pecinta drag race dan road race yang liar. Dari pertemuan itu, akhirnya Kapolres mengakomodir dengan memfasilitasi supaya tidak mengganggu masyarakat,” ungkap Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Jumianto Nugroho, Kamis (15/08/2024).
Untuk merealisasikan kegiatan tersebut, Satlantas Polres Ponorogo juga melakukan komunikasi dengan instansi terkait untuk menyamakan persepsi. Mulai dari Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Bahwasanya, kegiatan itu positif demi kemajuan anak-anak di bumi reog.
“Karena di Ponorogo belum ada tempat atau sirkuit sendiri, jadi komunikasi dengan inkait ini untuk mencari ruas jalan yang cukup dan aman serta tidak terlalu mengganggu akses masyarakat,” katanya.
Disepakati bahwa nantinya akan menggunakan sebagian ruas jalan yang ada di Jalan Ir. Juanda Kelurahan Tonatan Ponorogo. Dengan kegiatan latber ini, Polres Ponorogo maupun Ikatan Motor Indonesia (IMI) berharap lahir pembalap-pembalap profesional di bumi reog. Rencananya, latber digelar seminggu sekali, yakni mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.
“Melihat daftar pecinta balap yang dari IMI, nanti akan ada 150 pecinta balap di Ponorogo yang akan berpartisipasi,” pungkasnya. [end/but]






