Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Uno, memberikan arahan penting dalam persiapan Pemilu 2024 di DPW PPP Jatim.
Sandiaga berbagi kisah tentang rasa cintanya terhadap PPP. Ia mengungkapkan bahwa saat ia pertama kali berhak memilih dalam Pemilu puluhan tahun yang lalu, PPP adalah partai yang ia pilih.
“PPP adalah partai pertama yang saya pilih. Itu terjadi jauh sebelum saya terlibat sebagai kontestan pemilu, bahkan jauh sebelum saya mengabdi pada negara,” kata Sandiaga saat memberikan arahan pada Sabtu (15/7/2023).
Sandiaga menjelaskan bahwa momentum bergabungnya dirinya dengan PPP datang setelah lebih dari 10 tahun terlibat dalam dunia politik.
BACA JUGA:
Menparekraf Sandiaga Tetapkan Kayutangan Heritage Jadi Desa Wisata Indonesia
“Setelah lebih dari 10 tahun aktif di dunia politik, akhirnya saya berlabuh di PPP. InsyaAllah, kita akan meraih kemenangan dari Jawa Timur,” ungkapnya.
Sandiaga menyebutkan bahwa Jawa Timur adalah wilayah yang istimewa. Hal ini dikarenakan Jawa Timur memiliki peranan strategis dalam menentukan kemenangan dalam Pemilihan Presiden.
“Jawa Timur adalah wilayah yang strategis dan sangat menentukan dalam Pemilihan Presiden. PPP harus memanfaatkan posisi strategisnya untuk mendapatkan suara dan kursi yang lebih banyak pada tahun 2024,” jelasnya.
“InsyaAllah, kita semakin melihat cahaya kemenangan untuk tahun 2024 dan kita harus bekerja keras untuk meraihnya,” tambahnya.
BACA JUGA:
PPP Jatim: Jika Gandeng Sandi, Ganjar Bisa Menang di Madura dan Tapal Kuda
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PPP Jatim, Mujahid Ansori, mengungkapkan bahwa kehadiran PPP adalah anugerah bagi partai tersebut. Baginya, Sandiaga Uno adalah senjata ampuh yang mampu membuat lawan politik kewalahan.
“Sandiaga Uno adalah seperti senjata ampuh yang mampu membuat lawan politik kocar-kacir. Kami bangga memiliki Sandiaga dalam tim kami dan kami harus dapat memanfaatkan senjata yang berkualitas ini untuk meraih suara dan kursi yang banyak pada Pemilu 2024,” pungkasnya. [tok/beq]







