Surabaya (beritajatim.com) – Manajemen Persebaya Surabaya mengkritik kinerja Komite Wasit yang masih memberikan sanksi kepada beberapa tim Liga 1. Meskipun Persebaya telah mengajukan protes tertulis terkait keputusan wasit yang dianggap kontroversial, surat protes tersebut hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan dari Komite Wasit.
Surat protes diajukan oleh Persebaya setelah pertandingan melawan Barito Putra berakhir. Dalam surat tersebut, Persebaya menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap keputusan wasit yang menyatakan tidak ada pelanggaran yang terjadi.
Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, menyatakan kekecewaannya atas ketidakresponsifan Komite Wasit terhadap protes yang diajukan. Ia menyoroti fakta bahwa saat ini hanya terdapat 18 orang wasit yang bertugas dalam liga, dan jika salah satu wasit mendapatkan sanksi, maka pertandingan dapat menjadi kacau.
Yahya menjelaskan bahwa setiap pertandingan membutuhkan satu wasit utama dan satu wasit cadangan untuk memastikan kelancaran pertandingan. Jika jumlah wasit berkurang, maka kualitas pertandingan juga akan terpengaruh.
BACA JUGA:
Pelatih Persebaya Desak Penggunaan VAR Meski Biaya Besar
“Dalam kondisi saat ini, kami memiliki 18 wasit. Menurut saya, jika salah satu wasit mendapatkan sanksi, maka pertandingan akan menjadi kacau. Oleh karena itu, saya meragukan kemungkinan mereka akan diberikan sanksi dan mungkin tidak mendapatkan hukuman,” ungkap Yahya, Kamis (13/7/2023).
Yahya juga mengajukan pertanyaan terkait tindakan Ketua PSSI yang berjanji untuk memberantas mafia skor di sepak bola Indonesia. Ia ingin mengetahui seberapa tegas langkah yang diambil oleh Ketua PSSI, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Wasit, mengingat masih terjadi banyak masalah terkait wasit dalam dua pekan pertandingan yang berjalan.
Meskipun klub Persebaya hanya bisa menunggu dan mengajukan protes jika masih ada banyak masalah yang terkait dengan wasit, Yahya menegaskan bahwa langkah tegas dan pemberian sanksi dari Komite Wasit sangat penting.
BACA JUGA:
Persebaya Ubah Jadwal Latihan Siang Hari, Ripal Wahyudi: Harus Adaptasi
“Seharusnya mereka segera memberikan sanksi jika terdapat kesalahan, misalnya dalam hal teknis. Ketua sudah memilih 18 wasit terbaik yang telah lulus tes, tetapi masih terjadi kesalahan. Apa yang terjadi?” tambah Yahya.
Persebaya Surabaya telah mengirimkan surat protes kepada PSSI terkait dugaan kecurangan yang terjadi dalam pertandingan melawan Barito Putra pada Sabtu (8/7/2023) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Pihak klub masih menunggu tanggapan resmi terkait masalah ini. [way/beq]






