Bangkalan (beritajatim.com) – Menanggapi kasus dugaan aliran sesat pondok pesantren Al Zaytun di Jawa Barat yang kini masih diproses, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Prof. Mahfud MD meminta agar masyarakat tidak main hakim sendiri.
“Sudah penyidikan, nanti tinggal menunggu penetapan tersangkanya dalam beberapa hari lagi,” ujarnya saat berada di Bangkalan kemarin.
Ia juga meminta agar masyarakat tidak main hakim sendiri dan mempercayakan seluruh proses hukum kasus itu pada aparat kepolisian. “Percayakan ke aparat karena aparat punya tim ahli. Jadi mereka bisa menentukan siapa yang salah,” imbuhnya.
Sedangkan terkait adanya isu radikalisme di pesantren, ia mengaku saat ini mayoritas pesantren telah menerapkan anti radikalisme. “Ribuan pesantren di Indonesia ini justru telah menerapkan anti radikalisme. Banyak pesantren yang bagus sekarang,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, saat berada di Bangkalan, (7/7/2023) kemarin. Mahfud MD berkesempatan menjadi Khatib Sholat Jumat usai menghadiri Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Dies Natalis Ke-22 Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Tak hanya itu, menteri asli dari pulau Garam itu juga menyempatkan makan siang di Rumah Makan (RM) Bebek Sinjay.[sar/kun]
BACA JUGA:






