Surabaya (beritajatim.com) – Fase ini memang tidak mungkin dihindari. Semua orang sudah, akan dan pasti melewati masa ini. Melepas masa remaja dan menuju kedewasaan ketika memasuki usia 20 tahun.
Biasanya, pada usia ini ada berbagai kehidupan yang mulai mengalami hal – hal serta hari – hari yang berat. Kalau ketika remaja kita mungkin dipusingkan dengan pertemanan dan cinta.
Memasuki usia ini akan lebih banyak masalah yang kompleks selain kedua hal tadi ditambah dengan masalah finansial, kehidupan yang tidak sesuai dengan ekspektasi hingga kehidupan keluarga. Maka dari itu di usia ini banyak seseorang yang mulai mengalami perasaan cemas akan masa depan sehingga berujung pada overthinking.
Seorang tokoh bernama Burn 1991, mengatakan jika overthinking adalah distorsi kognitif pada manusia merupakan proses berpikir yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Memang benar ada berbagai penyebab dari overthinking seperti banyaknya permasalahan dan kecemasan yang terjadi tapi dipendam sendiri sehingga hal itu terus berada dalam pikiran yang memicu pikiran – pikiran dan kemungkinan negatif terjadi.
Maka dari itu, jika kita sedang mengalami hal ini cobalah membuka diri dengan seseorang yang mau mendengarkan cerita. Tapi tentu saja, dia adalah orang yang dapat dipercaya, atau kita bisa mengunjungi orang yang ahli dalam bidang seperti psikolog. Tapi, jika kita belum menemukan orang yang tepat, cara lain yang bisa dilakukan adalah menuliskan apa yang kita rasakan dalam kertas.
Silahkan untuk menumpahkan semua cerita atau hal yang terjadi, dirasakan serta sisipkan kata – kata syukur atas hal yang mungkin dianggap kurang mengenakan. Kemudian, cara lain yang bisa dilakukan adalah mengalihkan diri dan pikiran dengan melakukan hal seperti berolahraga atau aktivitas lainnya
Namun, sebelum melakukan hal itu pastikan jika kita sudah berdamai dengan diri sendiri. Awali dengan menerima dengan ikhlas apa yang terjadi dalam hidup dan jalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab, rasa syukur dan percaya jika Tuhan selalu menolong dan menjaga kita dalam segala kondisi bahkan keadaan sesulit apapun. [prd/tur]






